Menu

Kata Luhut: Sering Ngomel Kalau Bicara Soal PCR, Kenapa?

Azhar 10 Nov 2021, 14:32
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: Internet
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kerap mengomel perihal tingginya harga PCR di Tanah Air.

Pernyataanya itu disampaikannya melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu, 10 November 2021.

"Saya selalu ngomel kenapa harganya ini gak bisa diturunin lagi," ujarnya.

Menurutnya, harga PCR yang begitu tinggi disebabkan melonjaknya harga alat tersebut. Dia kemudian membandingkannya dengan yang ada di Amerika Serikat.

"Saya kemarin di Amerika mau pulang itu mintanya 300 dolar, dia datang ke hotel. Kalo saya pergi ke dia harganya 250 dolar. Ya sama," ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga terjadi lantaran permintaan barang yang tinggi. Karena dunia masih dalam keadaan pandemi Covid-19.

"Jadi ini supply demand aja dalam keadaan keos begitu," ujarnya.

Namun, seiring berjalannya waktu dirinya menemukan alat tes PCR yang berasal dari Negara China dengan harga terjangkau.

"Akhirnya saya ketemu di China, brand yah gak terkenal tapi bawa sampelnya cek di UI hasilnya sangat baik, harganya per sepuluh itu mulai terjun harga terus kebawah," ujarnya.

"Jadi orang nih gak paham kita ini buat harga semurah mungkin," sebutnya.