Menu

Putra Mantan Presiden Panama Berencana Mengaku Bersalah dalam Kasus Suap Odebrecht

Amerita 17 Nov 2021, 08:58
FOTO: LUIS ECHEVERRIA/REUTERS
FOTO: LUIS ECHEVERRIA/REUTERS

RIAU24.COM - Putra mantan presiden Panama, Ricardo Martinelli, berencana untuk mengaku bersalah atas tuduhan suap dan pencucian uang AS terkait dengan perusahaan konstruksi Brasil Odebrecht.
zxc1
Luis Enrique Martinelli diekstradisi pada Senin (15/11) ke Amerika Serikat dari Guatemala

Departemen Kehakiman AS menuduh bahwa Luis Enrique Martinelli dan saudaranya, Ricardo Alberto Martinelli, adalah perantara untuk pembayaran suap sekitar US$28 juta dari Odebrecht kepada seorang pejabat Panama saat ayah mereka menjadi presiden antara 2009 dan 2014.
zxc2
Pengacara untuk kedua bersaudara itu, James McGovern, mengatakan kepada hakim federal di Brooklyn bahwa Luis Martinelli bermaksud untuk membuat kesepakatan pembelaan dengan jaksa AS di mana dia akan mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi untuk melakukan pencucian uang.

Kasus ini bermula dari penyelidikan luas terhadap korupsi di Odebrecht, sebuah perusahaan konstruksi Brasil dan salah satu anak perusahaannya, yang pada Desember 2016 mencapai beberapa miliar penyelesaian dengan otoritas AS, Brasil, dan Swiss.

Jaksa mengatakan perusahaan itu terlibat dalam membayar lebih dari $700 juta suap kepada pejabat pemerintah dan partai politik di Panama, Brasil, dan di tempat lain.