Menu

Teernyata, Antibodi Ikan Hiu Bisa LIndungi Manusia Dari Virus SARS-CoV-2

Fitrianto 28 Jan 2022, 10:49
WallpaperBetter
WallpaperBetter

RIAU24.COM -  1. Sel manusia bisa terlindungi dari virus berkat antibodi hiu.
Mereka menemukan protein kecil dalam darah hiu yang bisa melindungi sel manusia dari infeksi virus atau variannya, mengutip UNILAD. "Apa yang kami lakukan adalah mempersiapkan gudang terapi VNAR (domain variabel reseptor antigen baru) hiu yang dapat digunakan untuk wabah SARS (sindrom pernapasan akut parah) di masa depan," tutur Aaron LeBeau, ahli patologi University of Wisconsin-Madison.

2. Antibodi hiu bisa masuk ke celah yang tidak dapat diakses oleh antibodi manusia.
Aaron mengatakan bahwa ini adalah makalah pertama yang menunjukkan keefektifan antibodi hiu terhadap penyakit menular. Dilansir UNILAD, protein kecil seperti antibodi ini bisa masuk ke sudut dan celah yang tidak dapat diakses oleh antibodi manusia.

Lebih lanjut, protein hiu bisa membentuk geometri yang sangat unik. Ini memungkinkannya untuk mengenali struktur dalam protein yang tidak bisa dilakukan oleh antibodi manusia.

3. Virus corona berhasil dinetralisir dengan VNAR hiu.
WIV1-CoV adalah salah satu jenis virus corona yang ditemukan pada kelelawar dan bisa menginfeksi sel manusia. Namun, virus ini berhasil dinetralisir oleh VNAR hiu. Selain itu, SARS-CoV-1 yang memicu wabah SARS di tahun 2003 silam juga bisa diobati dengan protein hiu. Menurut studi yang diterbitkan dalam FASEB Journal di tahun 2021, VNAR hiu juga bisa mengobati COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2.

4. Antibodi itu ditemukan pada hiu perawat (Ginglymostomatidae).

Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Communications, ilmuwan mengatakan hiu berpotensi dijadikan pengobatan baru yang efektif untuk COVID-19. Ini karena hiu telah menghuni bumi selama 500 juta tahun dan mengembangkan sistem kekebalan yang luar biasa dengan mekanisme pertahanan yang tidak dimiliki makhluk hidup lain.

5. Ukuran VNAR hiu sepersepuluh dari antibodi manusia dan bisa mengikat protein virus.
Temuan ini pertama kali ditemukan oleh peneliti dari Free University of Brussels di tahun 1980-an. Ukurannya kecil dengan bentuk khas yang bisa memblokir virus corona agar tidak menempel pada sel manusia, dilansir Smithsonian Magazine. Antibodi yang diambil dari sistem kekebalan hiu perawat efektif melawan virus corona dan variannya. Ini berdasarkan uji laboratorium menggunakan paru-paru manusia dan sel ginjal embrio. Antibodi itu memblokir virus dengan mencegah protein lonjakan mencengkram reseptor ACE2 pada sel manusia.

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai Ntibodi Hiu sangat berguna untuk manusia ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @top5_id (24/01/2022). Setidaknya postingan tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih 5 Ribu tanda suka