Tak Cuma Tikus, Binatang Besar Ini juga sering Digunakan untuk Uji Coba Klinis

Kamis, 05 Mei 2022 | 21:22 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM - Hewan telah digunakan dalam studi kesehatan, penyakit, dan kematian pada manusia selama berabad-abad sejak sekitar 350 SM.

Vaksin menjadi bagian penting dari program kesehatan di sebagian besar negara di seluruh dunia untuk mengendalikan penyakit. Tujuan pemberian vaksin adalah untuk memacu respon imun dalam tubuh. 

Vaksin mengembangkan antibodi terhadap penyakit tertentu, meningkatkan kesehatan, dan mencegah wabah.

Sebagian besar vaksin telah dikembangkan dengan menggunakan hewan kecil seperti tikus sebagai subjek.

Tetapi menggunakan hewan yang lebih besar juga menjadi hal yang umum untuk membantu para ilmuwan menentukan efek potensial pada manusia.

1. Kuda
Kuda sering digunakan sebagai model untuk menguji vaksin manusia, terutama yang ditujukan untuk orang tua.

2. Domba
Domba sering digunakan sebagai hewan model skala besar dalam pengujian vaksin karena biayanya yang murah. 

Domba telah digunakan dalam studi imunisasi mukosa terhadap antigen dan patogen yang masuk melalui selaput lendir yang melapisi mulut, hidung, kelopak mata, trakea (tenggorokan), paru-paru, lambung, usus, ureter, uretra, dan kandung kemih.

3. Babi
Babi telah dianggap sebagai salah satu model yang paling tepat dan dapat diandalkan untuk menguji vaksin manusia karena fisiologi dan sistem kekebalan mereka sangat mirip dengan organ manusia.

Babi juga memiliki amandel dan rasio dermis-ke-epidermis kulit mereka mirip dengan manusia, membuat mereka menjadi subjek tes medis yang layak. 

PenulisR24/ame


Loading...

Loading...