Kondom Rentan Gagal, Ilmuwan Ciptakan Pil KB untuk Pria
Ilustrasi
RIAU24.COM - Ketika pertama kali disetujui pada 1960-an, pil KB wanita banyak dijadikan pilihan, selain karena mudah, pil KB juga nyaman, terjangkau, dan efektif, dibandingkan dengan kontrasepsi.
zxc1
Baca juga: Konstruksi Tanpa Semen: Dinding dari Tanah dan Sampah Dapat Mengubah Bentuk Bangunan Modern
Lebih lanjut lagi, sebagian besar pil KB menargetkan testosteron hormon seks pria, yang berpotensi menyebabkan efek samping seperti depresi, penambahan berat badan dan peningkatan kadar kolesterol.zxc2