Tahukah Kamu Bahwa Gergaji Mesin Diciptakan Untuk Bantu Proses Melahirkan Bukannya Potong Kayu?

Minggu, 22 Mei 2022 | 21:29 WIB
ilustrasi ilustrasi

RIAU24.COM - Ketika Anda membayangkan gergaji mesin, kegunaan khas yang muncul di pikiran biasanya berkaitan dengan kayu. Tapi mengapa gergaji mesin diciptakan?

Baca Juga: Ternyata Ada Batas Waktu Potong Rambut dan Kuku Bagi yang Ingin Berkurban Idul Adha

Pencipta gergaji adalah dua ahli bedah Skotlandia bernama John Aitken dan James Jeffray. Mereka mengembangkan gergaji dengan tujuan membantu mereka dalam pekerjaannya, yakni memotong tulang dan daging manusia.

Pada abad ke-18, sebelum perkembangan anestesi dan alat bedah modern lainnya, persalinan bisa menjadi sangat berbahaya. Ketika bayi keluar dengan kaki lebih dulu atau tubuh mereka terperangkap di jalan lahir, dokter harus melebarkan area panggul dengan memotong tulang rawan.

Baca Juga: Kenapa Pesawat Dilarang Melintas di Atas Kota Makkah?

Ahli bedah Aitken dan Jeffray menemukan bahwa pisau tajam tidak dapat melakukannya dengan baik, karena itulah mereka menciptakan gergaji mesin sebagai pilihan yang lebih tepat.

Prosedur yang dihasilkan dikenal sebagai simfisiotomi. Selama prosedur ini, simfisis pubis, yang merupakan sendi di atas vulva yang ditutupi dan dihubungkan oleh tulang rawan dan diperkuat oleh ligamen dan tendon, dipotong untuk melebarkan panggul dan membuat proses persalinan sedikit lebih mungkin terjadi.

Namun tetap sangat berisiko untuk dilakukan karena membutuhkan kecepatan dan akurasi. Hal ini dicapai dengan berbagai tingkat keberhasilan.

Desain gergaji didasarkan pada rantai arloji dengan gigi yang digerakkan engkol tangan. Dengan penemuan gergaji mesin, dokter kandungan dan ginekolog yang bekerja di lapangan pada saat itu terpesona oleh betapa jauh lebih baik penggunaan gergaji mesin untuk melakukan simfisiotomi daripada metode sebelumnya yang mereka andalkan.

PenulisR24/ame


Loading...

Loading...