Berawal dari Media Sosial, Sekelompok Remaja Bergantian Tampar dan Siksa Korban Berusia 12 Tahun, Begini Kronologinya

Kamis, 16 Juni 2022 | 14:43 WIB
Indr Indr

RIAU24.COM - Sebuah video viral yang menunjukkan seorang remaja perempuan berusia 12 tahun berulang kali ditampar dan disiksa telah memicu pencarian polisi besar-besaran di seluruh Hong Kong.

Baca Juga: Amerika Serikat Sebut Telah Membunuh Pemimpin Senior Kelompok yang Terkait dengan al-Qaeda di Suriah

Korban berusia 12 tahun itu tampak berlutut saat sekelompok remaja yang berusia 12 hingga 19 tahun, bergiliran menampar wajahnya di atap gedung berlantai lima di Jalan Luen Yan di Tsuen Wan, pukul 17.30 pada Sabtu lalu.

Dalam video tersebut, korban yang mengenakan atasan putih, hoodie hitam dan celana jeans biru, tampak tak berdaya menghindari 21 tamparan yang dilayangkan ke wajahnya.

Baca Juga: Gadis 2 Tahun di China Tewas Setelah Seorang Pengasuh Meninggalkannya di Lift

Dalam video itu, kesemua remaja berbicara dalam bahasa Mandarin.

“Setengah dari orang-orang Hong Kong membencimu,” kata seorang penyerang dalam video itu.

“Beraninya dia kembali ke Hong Kong,” sahut yang lain.

“Pukul lebih keras” pekik remaja lainnya.

Korban dibawa ke Rumah Sakit Pok Oi untuk mengobati luka di wajahnya.

Korban berusia 12 tahun itu diduga meninggalkan pesan provokatif di akun media sosialnya yang menyinggung gadis berusia 15 tahun, yang pertama kali menampar korban dalam video tersebut.

Unit investigasi kriminal Tsuen Wan mulai mencari lima gadis China sehubungan dengan serangan tersebut setelah ayah korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi pada Minggu. Lima remaja sejak itu telah ditangkap sehubungan dengan insiden tersebut.

PenulisR24/ame


Loading...

Loading...