Kim Jong Un Beri Ancaman Tegas Pada Amerika Serikat dan Korea Selatan, Korut Siap Perang Nuklir!

Jumat, 29 Juli 2022 | 11:47 WIB
Potret Pimpinan Korea Utara, Kim Jong Un/cnn Potret Pimpinan Korea Utara, Kim Jong Un/cnn

RIAU24.COM - Pemimpin negara Korea Utara (Korut), Kim Jong Un menegaskan bahwa negaranya siap melakukan perang nuklir dan merespons ‘krisis’ jika terjadi bentrok dengan Amerika Serikat.

“Saya sekali lagi menegaskan bahwa Korea Utara sangat siap akan konfrontasi militer apapun dengan Amerika Serikat,” kata Kim Jong Un dalam pidatonya di acara peringatan genjatan Senjata Perang Korea 27 Juli, dalam media pemerintahan Korea Utara KCNA.

Baca Juga: Tragis! Sembilan Belas Anak Tewas di Wilayah Palestina yang Diduduki Israel Pada Pekan Lalu

“Pasukan kami siap untuk merespons krisis apapun, dan pertahanan perang nuklir negara kami siap untuk mengerahkan kekuatas absolutnya sesuai perintah, tepat dan cepat sesuai misinya,” lanjut Ki Jong Un, dikutip dari Associated Press.

Selain itu, Kim menuduh Amerika Serikat memperburuk citra Korea Utara untuk mebenarkan kebijakan tegas Washington kepada Pyongyang.

Kim Jong Un menilai, latihan gabungan militer gabungan antara Korsel dan As menunjukkan sikap standar ganda Washington.

Hal ini dikarenakan AS menilai uji coba rudal yang dilakukan Korut sebagai provokasi ataupun ancaman.

Seperti yang dikutip dari CNN, Kim juga mengejek pemerintah Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, meyebutkan Yoon sebagai ‘maniak konfrontasi’. Ia juga menyebutkan pemerintahan Yoon dipimpin oleh penjahat.

"Membicarakan aksi militer untuk melawan negara kami, yang memiliki senjata mutlak yang paling mereka takuti, adalah tindakan bunuh diri yang sangat berbahaya dan tidak masuk akal," ujar Kim.

Baca Juga: Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa tiba di Thailand

"Upaya tersebut akan mendapatkan hukuman lewat kekuatan kami, pemerintahan Yoon Suk Yeol dan militernya bakal dibinasakan," lanjutnya.

Pernyataan tersebut diucapkan Kim Jong Un merespons Yoon, yang sejak menjabat pada Mei, terus berupaya meningkatkan aliansi militer Seoul dengan Washington.

Yoon juga berupaya meningkatkan militer Korsel untuk bisa menetralkan ancaman nuklir Korut, termasuk kemampuan melakukan serangan awal.

(***)

PenulisR24/zura


Loading...
Loading...