Menu

Dengan 'Muslihat Bermartabat', Tengku Buwang Asmara Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Lina 5 Aug 2022, 11:09
Wabup Siak Husni Merza
Wabup Siak Husni Merza

RIAU24.COM - Bila mitologi Yunani tersohor dengan legenda 'Kuda Troya', kejayaan sejarah Kesultanan Siak juga mewariskan kisah gemilang 'Muslihat Bermartabat'. Sebutan itu menceritakan strategi bernas Tengku Buwang Asmara, pemimpin aksi penyusupan yang berhasil memporak-porandakan benteng penjajah.

Ketika itu di tahun 1752 Masehi, benteng VOC yang didirikan dengan tujuan blokade ekonomi untuk melemahkan Kerajaan Siak pun luluh lantak di tangan pasukan Sultan Siak ke II, yang gagah berani itu. 

Kisah heroik yang terjadi 263 tahun silam tersebut mendorong Pemkab Siak mengusulkan Tengku Buwang Asmara, bergelar Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzafarsyah sebagai pahlawan nasional.

Untuk tujuan tersebut, sebanyak 21 orang ahli dikumpulkan dari berbagai unsur, diantaranya dari TP2GD (Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah) Kabupaten Siak dan Provinsi Riau, serta Tim Perumus dan Penyusun Dokumen Rekam Jejak Sejarah Perjuangan Tengku Buwang Asmara selama empat hari.

Kegiatan Workshop Penyelarasan Naskah Biografi dan Perjuangan Tengku Buwang Asmara pun ditaja oleh Dinas Sosial Kabupaten Siak dengan menggandeng sejumlah sejarawan dan budayawan seperti Profesor Suwardi, Profesor Isjoni, OK Nizami Jamil, Ellya Roza, Wilaela, Bunari, Riza Pahlevi, Wan Said, Tengku Sofyan Sauri dan Said Muzani, untuk melengkapi dan menyempurnakan buku bertajuk 'Muslihat Bermartabat', hasil kajian yang telah disusun sebelumnya.

Selain itu, kegiatan Forum Group Discussion juga digelar untuk menggali fakta terkait kondisi sosial budaya, serta ekonomi dan politik di masa pemerintahan Tengku Buwang Asmara, periode Tahun 1746 – 1760, disamping untuk melengkapi data arsip dari negeri Belanda yang dirangkum dari berbagai sumber baik berupa data primer maupun sekunder.

Halaman: 12Lihat Semua