Menu

Hati-hati! 7 Kebiasaan Ini Bikin Asam Lambung Kamu Naik ke Kerongkongan, Buat Sesak Nafas

Zuratul 11 Aug 2022, 10:30
Ilustrasi Penampakan Asam Lambung dalam Tubuh/iStockphoto
Ilustrasi Penampakan Asam Lambung dalam Tubuh/iStockphoto

RIAU24.COM - Gerd menjadi salah satu kondisi medis yang kini dialami sejuta umat. Tak berbahaya, namun gejalanya sering kali terasa mengganggu. Tak jarang orang dibuat takut olehnya.

Gerd atau refluks gastroesofagus adalah penyakit yang disebabkan oleh melemahnya katup esofagus yang terletak di kerongkongan bagian bawah. Kondisi ini rentan membuat asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Ada beberapa kebiasaan yang bikin asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Kebiasaan-kebiasaan ini umumnya dilakukan banyak orang dalam keseharian.

Pada dasarnya, GERD sendiri bukan penyakit yang berbahaya. Hanya saja, gejala yang ditimbulkan kerap kali bikin seseorang panik karena dianggap mirip dengan serangan jantung, dikutip CNN. 

Berikut beberapa gejala GERD:

- sulit menelan atau sensasi ada benjolan di tenggorokan;
- mual dan muntah;
- sensasi panas dan terbakar di dada atau heartburn, yang kadang menjalar hingga kerongkongan;
- regurgitasi atau adanya makanan dan isi lambung kembali ke kerongkongan dan masuk ke mulut;
- sesak napas;
- nyeri dada.

Kebiasaan yang Bikin Asam Lambung Kamu Naik ke Kerongkongan, berikut penjabarannya yang dikutip Bustle: 

1. Makan dalam porsi besar

Ahli gizi klinis Tara Coleman mengatakan bahwa makanan yang berlebihan di lambung bisa membuat katup melemah. Akibatnya, asam yang diproduksi naik ke kerongkongan.

"Inilah mengapa makan dalam porsi kecil tapi intensitas sering bisa sangat membantu pengidap GERD," ujar Coleman.

2. Langsung tidur atau rebahan setelah makan

Berbaring setelah makan bisa membuat asam lambung mengalir ke kerongkongan dengan mudah.

Pastikan beri jeda waktu makan dan tidur setidaknya selama 1-2 jam. Jika tak berhasil, maka gunakan dua bantal saat tidur. Posisi kerongkongan yang lebih tinggi membuat asam dengan mudah kembali mengalir ke perut.

3. Kurang tidur

Meski hubungan diantara keduanya tak terlihat jelas, namun kebiasaan tidur berpengaruh terhadap pencernaan.

Sebuah studi yang diterbitkan jurnal Gastroenterology menemukan, orang yang kurang tidur mengalami lebih banyak gejala GERD dibandingkan orang dengan tidur berkualitas.

4. Minum minuman beralkohol

Pernah merasakan sensasi terbakar di tubuh setelah minum semalaman? Bisa jadi penyebabnya adalah asam lambung yang naik.

Minuman beralkohol membuat katup esofagus lebih rileks dan lemah. Hal itu memungkinkan asam masuk ke kerongkongan.

5. Stres

Stres memang bukan kondisi yang bisa dihindari. Namun, stres bisa dikontrol.

Sebuah studi yang diterbitkan jurnal Psychosomatic Medicine menemukan, stres jangka panjang dapat memperburuk gangguan lambung.

"Pertimbangkan untuk melakukan aktivitas fisik penghilang stres atau tidur 15 menit lebih awal," ujar Coleman.

6. Pakai busana ketat

Pengidap GERD disarankan untuk menjauhkan diri dari pakaian-pakaian yang ketat. DimanapPakaian yang ketat dapat menjadi pemicu, ketika ada proses penekanan perut dan menyebabkan pelepasan asam lambung. 

7. Merokok

Kebiasaan yang bikin asam lambung naik ke kerongkongan lainnya adalah merokok. Nikotin dapat melemaskan katup esofagus yang bisa membuat asam dengan bebas masuk kembali ke kerongkongan.

Selain itu, nikotin juga dapat memperlambat produksi air liur yang sebenarnya bisa membantu menetralkan asam.

(***)