Mahfud Md Buka Suara Soal Pernyataan SBY yang Sebut Pemilu 2024 Bakal Dicurangi

Kamis, 22 September 2022 | 09:11 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md, Sumber: Sindonews Menko Polhukam Mahfud Md, Sumber: Sindonews

RIAU24.COM - Menko Polhukam Mahfud Md meyakini perhelatan pemilu di Indonesia kerap diwarnai aksi kecurangan.

Pernyataanya itu sekaligus menjawab tudingan presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebutkan bakal ada upaya kecurangan di Pemilu 2024.

"Ada atau tidak ada tudingan dari Pak SBY, Pemilu pasti diwarnai kecurangan," kata Mahfud dikutip dari dari detik.com, Kamis, 22 September 2022.

Baca Juga: Gerindra Kantongi 1 Nama Tokoh yang Cocok Dampingi Prabowo Jadi Cawapres

Dia mencontohkan ketika kecurangan pemilu banyak terjadi saat SBY menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Mahfud menyebut kecurangan tersebut bukan berasal dari pemerintah, melainkan antar-sesama pendukung.

"Pada zaman Pak SBY juga banyak kecurangan. Sebagai hakim MK ketika itu saya tahu itu. Tapi kecurangan yang terjadi bukan kecurangan yang dilakukan pemerintah terhadap parpol, melainkan kecurangan antar pendukung parpol sebagai kontestan pemilu," ujarnya.

Beberapa diantaranya seperti gugatan ke MK atas hasil perolehan suara hingga merasa dicurangi sesama anggota partai.

Baca Juga: AHY Serang Infrastruktur Jokowi, Pengamat: Itu Bunuh Diri Politik

"Lah, buktinya mereka menggugat ke MK atas hasil perolehan suara yang diperoleh partai lain. Bahkan ada juga yang menggugat karena merasa dicurangi oleh sesama anggota partai," ujarnya.

"Jadi beda dengan zaman Orde Baru, dulu curangnya vertikal dilakukan oleh penguasa, sekarang curangnya horizontal terjadi antarkelompok rakyat yang sama-sama ikut pemilu," imbuhnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...