Menu

Buntut Sekeluarga Tewas di Kalideres, Kompolnas: Temuan Baru Adanya Buku-buku Ajaran Beberapa Agama

Zuratul 16 Nov 2022, 11:38
Potrert Tim Kepolisian Lakukan Penyelidikan di TKP atas Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres. (detik.com/Foto)
Potrert Tim Kepolisian Lakukan Penyelidikan di TKP atas Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres. (detik.com/Foto)

Temuan hal tidak biasa hingga bukti baru mengenai buku-buku tersebut menurutnya membuka ruang berbagai kemungkinan motif di balik kasus tersebut.

"Penyidik ketika menangani kasus selalu membuka ruang segala kemungkinan motif kasus tersebut. Melihat adanya hal-hal yang tidak biasa, seperti korban menutup diri dari keluarga, menggunakan alas kaki ditutup plastik, tidak mau ada listrik, dan tidak ada makanan di TKP. Maka temuan buku-buku menjadi penting didalami, apakah mungkin ada kaitannya dengan peristiwa itu," kata Benny mengutip Suara.com. 

"Itu tentunya perlu menunggu hasil otopsi dan pemeriksaan laboratorik terhadap beberapa barang bukti lainnya, seperti handphone dan lain-lain," kata dia.

Sementara itu, kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Eliasta Meliala sempat menduga keempat korban menganut paham apokaliptik.

Peristiwa ini pun menurutnya, serupa dengan kematian massal pengikut sekte People's Temple pimpinan Jim Jones di Guyana, Amerika Selatan pada 1978.

"Jadi mungkin mirip dengan kelompok yang mati massal di Guyana, atau yang melakukan sesajen massal di pinggir laut, dan malah disapu ombak semua. Karena kematian adalah tujuan akhir, maka mereka tidak takut," kata Adrianus kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Halaman: 123Lihat Semua