Menu

Sering Terkena Body Shamming, Inilah Cara Aurel Hermansyah Hindari Stress

Intan Salfitri 24 Nov 2022, 16:39
Sering Terkena Body Shamming, Inilah Cara Aurel Hermansyah Hindari Stress
Sering Terkena Body Shamming, Inilah Cara Aurel Hermansyah Hindari Stress

RIAU24.COM - Terjun ke dunia hiburan, para selebritis secara tidak langsung

harus siap menerima berbagai komentar dari masyarakat. Seperti Aurel Hermansyah

yang mengaku sering mendapat komentar buruk soal fisiknya.

Sejak awal hingga memiliki anak, putri sulung Anang Hermansyah ini kerap

mendapat body shamming. Hal yang paling menyakitkan saat mendapat komentar

buruk adalah saat hamil dan melahirkan.

“Dari dulu sebenarnya banyak yang ngatain aku tapi momemnya pas aku ga hamil.

Kalau sekarang hamil dan terus menyusui, sakit banget. Banyak yang bilang saya gendut. , terserahlah," kata Aurel saat ditemui di acara peluncuran lagu bertajuk Happy,

di Jakarta, belum lama ini.

Meski berisiko sebagai figur publik, ia tetap merasa sedih bahkan minder.

Jadi dia membandingkan tubuhnya dengan ibu-ibu lain.

“Kadang-kadang saya merasa tidak percaya diri ketika teman saya mengajak pergi.

Saya rasa banyak ibu yang melahirkan langsung menjadi kurus. Tapi semua proses harus diikuti, tubuh manusia juga berbeda-beda," jelasnya.

Kini Aurel punya caranya sendiri dalam menghadapi body shamming yang diterimanya.

Biasanya dia memilih me time atau butuh waktu untuk dirinya sendiri.

“Sebagai orang waras, tutup telinga, happy dengan keluarga, me time. Kalau udah

benar-benar suntuk, saya akan mengajak bang Atta berlibur, tidak jauh-jauh ke Puncak atau Bandung untuk refreshing,” ujarnya. dijelaskan.

Tak hanya itu, kini Aurel juga mengurangi aktivitasnya di media sosial dan

memilih fokus pada anak semata wayangnya

"Saya jarang posting, tidak tahu kenapa, saya hanya ingin fokus pada keluarga saya," katanya.

Hal senada juga disampaikan Atta Halilintar, berbagai cara dilakukannya untuk

menjaga mood sang istri, apalagi saat ini Aurel masih menyusui.

“Cobalah menghibur dengan sesuatu seperti refreshing, makan malam, jalan-jalan, yang penting dia tidak memikirkannya. Kalau posting di Instagram, hanya empat hari,

tidak perlu istirahat, jadi ada refresh, selebihnya admin yang ngurus iklan dan lain-lain," tutupnya.