Menu

Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Jokowi Beri 2 Instruksi Khusus ke Erick Thohir

Rizka 1 Apr 2023, 15:53
Erick Thohir
Erick Thohir

RIAU24.COM Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mendapat dua tugas khusus dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, usai FIFA membatalkan status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Sebelumnya, Erick telah membawa surat dari Presiden FIFA, Gianni Infantino kepada orang nomor satu di Tanah Air tersebut.

Hal itu diungkapkan Erick usai bertemu dengan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/3). Ia mengatakan instruksi pertama dari Presiden Jokowi adalah membuat peta biru transformasi sepak bola Indonesia.

"Instruksi pertama adalah segera membuat peta biru transformasi sepak bola Indonesia seperti yang presiden sampaikan pada saat saya baru saja menjadi Ketua PSSI bersama para Exco yang hadir," ucap Erick.

"Bapak presiden menekankan ini harus segera selesai, harus segera disampaikan kepada FIFA," ujar Erick.

Sementara perintah kedua Jokowi untuk Erick Thohir adalah segera kembali bertemu dengan FIFA agar Indonesia terhindar dari sanksi FIFA.

"Kembali membuka pembicaraan dengan FIFA untuk kita tetap menjadi bagian dari keluarga besar FIFA, yang kita tahu FIFA punya 216 member dari segala negara, salah satunya Indonesia.

"Sehingga bisa diartikan bahwa presiden tidak mau kita terkucilkan dari peta sepak bola dunia. Maka itu saya akan berusaha keras memastikan transformasi sepak bola Indonesia ini terjadi, bukan wacana," ucap Erick.

Erick mengaku masih menunggu undangan dari FIFA untuk bisa kembali bertemu dan melakukan negosiasi.

"Saya juga akan bekerja keras untuk kembali negosiasi dengan FIFA, untuk menghindari sanksi yang bisa terjadi, karena dari FIFA sendiri tentu mengharapkan hal-hal ini tidak terjadi, tapi kalau dari suratnya jelas FIFA sedang mempertimbangkan sanksi untuk Indonesia. Maka dari itu saya sedang menunggu undangan kembali dari FIFA," ujar Erick.

FIFA seperti diketahui telah mencabut status tuan rumah Indonesia di Piala Dunia U-20 2023. Pengumuman ini disampaikan pada Sabtu (29/3) setelah merebaknya isu penolakan terhadap kehadiran timnas Israel yang juga disampaikan oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Sebelum mencabut status tuan rumah Indonesia, FIFA sudah terlebih dulu membatalkan agenda drawing Piala Dunia U-20 2023 yang sejatinya digelar di Bali, pada hari ini, Jumat (31/3).