Menu

Gus Mufassir Sebut Panji Gumilang Sudah Murtad, Sama seperti Anteknya si Saifuddin Ibrahim!

Riko 18 Jul 2023, 18:50
Foto (net)
Foto (net)

RIAU24.COM - Salah satu tokoh agama Islam di Indonesia, Gus Mufassir Furqon kembali buka suara dan menegaskan bahwa Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang itu sudah murtad.

Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah potongan video yang beredar di media sosial Tiktok yang dikutip disway dari akun @Ilahi Official yang diunggah pada Kamis 13 Juli 2023 lalu.

Panji Gumilang itu sekarang sudah murtad, saya bukan mengada-ngada dan akan mempertanggungjawabkan apa yang saya katakan,”buka Gus Mufassir dalam video tersebut.

“Dia adalah murtad Qouliyah, dan juga masuk murtad I’tiqodiyah yang mana perkataannya merendahkan Islam, meragukan Aqidah Islam, merendahkan Al-quran dan Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wasallam,” jelasnya.

Gus Mufassir juga menyebut kalau sekarang Panji Gumilang murtad sama dengan anteknya, yaitu Pendeta Saifuddin Ibrahim yang sekarang kabur ke Amerika Serikat.

Selain pengakuan Panji Gumilang yang mengikuti mahzab Bung Karno, beberapa dugaan penistaan agama terhadap Islam lainya juga diungkapkan oleh Gus Mufassir, salah satunya tidak mengakui nabi Adam sebagai orang pertama kali yang diciptakan.

“Gimana mau dikatakan gak waras, dia mengaku Islam tapi dia meragukan bahwa nabi Adam adalah manusia pertama kali yang diciptakan,” ungkapnya.

Gus Mufassir pun berharap pemerintah dan pihak terkait bisa memberikan ketegasan terhadap dugaan penistaan agama Panji Gumilang tersebut.

“Terkecuali dia memang bukan Islam dan tidak mengakui itu.Kami berharap kepada pemerintah, pak Jokowi, wakil Presiden, Kiyai Maruf Amin, Menko Polhukan Mahfud MD, dan bapak Kapolri, kami mohon pak,” harapnya.

Ia pun mengungkapkan tidak akan tinggal diam jika Panji Gumilang tidak bisa dijerat oleh hukum yang ada di Indonesia, khususnya mengenai penistaan agama dan toleransi beragama.

“Agama kami sekarang telah diinjak-injak. Kami siap toleransi antara umat beragama di Indonesia, tapi kalau seperti ini, Agama kami diinjak-injak oleh oknum tidak bertanggung jawab, yang mana dia mengaku Islam tapi perilakunya sangat merusak Islam, kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

“Jangan sampai santri Jawa Timur, orang Jawa Timur bertindak sendiri membakar pondok pesantren Al-Zaytun,” tukasnya.