Menu

Putin Salahkan Joe Biden Sebut AS Dalang di Balik 'Kekacauan Mematikan' di Timur Tengah 

Zuratul 31 Oct 2023, 11:22
Putin Salahkan Joe Biden, AS Dalang di Balik 'Kekacauan Mematikan' di Timur Tengah. (X/Foto)
Putin Salahkan Joe Biden, AS Dalang di Balik 'Kekacauan Mematikan' di Timur Tengah. (X/Foto)

RIAU24.COM -Presiden Rusia, Vladimir Putin menudug Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya bertanggung jawan atas 'Kekacauan mematikan' yang terjadi di Timur Tengah

Terutama serangan yang terjadi di Jalur Gaza hingga saat ini, dan Putin menyebut Batar membutuhkan kekacauan terus-menerus di Timur Tengah

Seperti dilansir Al Arabiya dan Press TV, Selasa (31/10/2023), tuduhan terbaru ini disampaikan Putin dalam pertemuan dengan anggota Dewan Keamanan Rusia dan jajaran pemerintahan serta kepala lembaga penegak hukum Moskow yang digelar pada Senin (30/10) waktu setempat.

"Kita harus memahami dengan jelas siapa yang sebenarnya berada di balik tragedi yang melanda warga Timur Tengah dan wilayah-wilayah lainnya di dunia, siapa yang mengorganisir kekacauan mematikan ini dan siapa yang mendapat keuntungan dari situasi saat ini, menurut pendapat saya, sudah menjadi jelas ... Para elite penguasa AS saat ini dan negara-negara satelit mereka adalah yang paling diuntungkan dari ketidakstabilan dunia," tuduh Putin dalam pernyataannya.

"Peristiwa-peristiwa mengerikan yang kini terjadi di Jalur Gaza, ketika ratusan ribu orang yang tidak bersalah dibunuh tanpa pandang bulu, yang tidak punya tempat untuk lari, dan tidak ada tempat untuk bersembunyi dari pengeboman, tidak bisa dibenarkan dengan cara apapun," lanjutnya. 

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Rusia, Putin menyebut elite penguasa AS dan sekutu-sekutunya ada di balik krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.

Lebih dari 8.300 orang tewas akibat serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza yang telah berlangsung selama lebih dari tiga pekan terakhir. 

Israel menggempur Jalur Gaza untuk membalas serangan Hamas pada 7 Oktober lalu, yang dilaporkan menewaskan lebih dari 1.400 orang.

"Mereka (negara-negara Barat-red) membutuhkan kekacauan terus-menerus di Timur Tengah. Oleh karena itu, (AS) melakukan yang terbaik untuk mendiskreditkan negara-negara yang menuntut gencatan senjata segera di Jalur Gaza, untuk menghentikan pertumpahan darah, dan siap melakukan tindakan nyata, kontribusi untuk menyelesaikan krisis, dan tidak (memberi makan) seperti parasit," sebut Putin dalam pernyataannya.

(***)