Menu

Jelang Akhir Tahun, Bulog Bengkalis Jamin Stok Pangan Aman, Gula Naik Rp16 Per Kilogram

Dahari 9 Nov 2023, 13:04
Kabulog Bengkalis
Kabulog Bengkalis

RIAU24.COM -BENGKALIS - Menjelang akhir tahun 2023, Badan Logistik (Bulog) Cabang Bengkalis menjamin stok pangan aman. Khususnya stok pangan jenis beras, gula, minyak goreng.

Namun terkait harga untuk saat ini, yang mengalami kenaikan adalah harga gula pasir. Di mana sebelumnya harga gula pasir sebesar Rp14.500 per kilogram (Kg) menjadi Rp16 ribu per kg. 

Sedang harga beras medium masih dikisaran harga Rp55 ribu per kg untuk kemasan 5 kg per karungnya dan harga beras premium Rp70 ribu sampai dengan Rp72 ribu per karung kemasan 5 kg.

"Ya, sampai akhir tahun masyarakat jangan khawatir, stok pangan kita masih aman. Seperti beras, gula pasir dan  minyak goreng. Jadi kalau masyarakat memerlukan  barang pangan silahkan membeli di Bulog dengan harga terjangkau," ujar Kepala Bulog Cabang Bengkalis Budi Indrawan di ruang kerjanya belum lama ini.

Ia menyebutkan, untuk stok beras sampai akhir tahun, untuk beras medium tersedia sebanyak 552 ton. Jenis beras ini untuk bantuan pangan murah. Sedangkan untuk beras premiun tersedia sebanyak 172 ton, gula pasor 13 ton, minyak goreng sebanyak 17 ribu liter.

Menurutnya, untuk stok pangan pihaknya bersama Bulog Dumai sudah menyediakan stoknya, sehingga berapapun diperlukan barang pangan yang diperlukan masyarakat selalu tersedia.

"Ya, stok kita banyak. Makanya setiap hari kita menjual beras murah dalam kemasan karung 5 kg dengan harga Rp55 ribu per karungnya. Harga ini cukup murah dengan kwalitas beras yang cukup baik dan kami menyediakan beras sebanyak 4 ton per pekannya untuk dijual ke masyarakat,"katanya.

Menurutnya, sesuai surat edaran dari Bapanas tentang penyesuaian harga gula  tingkat konsumen dari Rp14500 per kg dan per hari ini (Selasa) menjadi Rp16 ribu. Tentu harga ini menyesuaikan dengan daerah kepulauan.

"Namun untuk Bengkalis harga gula sesuai harga acuan tertinggi tetap dijual Rp16 ribu per kg,"bebernya.

"Sedangkan harga beras jenis SPHP yang disediakan bulog untuk membantu masyarakat serta menstabilkan harga beras dipasaran, maka di jual dengan harga Rp55 ribu per karung kemasan 5 kg. Sedangkan untuk harga pasar yang dijual dikios-kios atau pasar tradisional tidak melebihi harga acuna tertinggi dibawah Rp60 ribu per karung kemasan 5 kg atau harga acuanya yang boleh dijual seharga Rp57500 per karung kemasan 5 kg," ujarnya.

Makanya kata Budi, jika ada pedagang yang menjual melebihi harga acuan tertingga hendaknya mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan bulug. Jika melebihi harga itu, maka harus dipatuhi jika tidak bulog akan menarik kembali beras yang sudah terlanjut dikirim ke pasaran.