Menu

Indeks Pembangunan Manusia Riau Lampaui Target RPJMD

Alwira 15 Feb 2024, 20:19
Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan
Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan

RIAU24.COM - Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau bersama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, mempublikasikan angka ekspor impor, inflasi, pertumbuhan ekonomi, nilai tukar petani (NTP), pariwisata, ketenagakerjaan, dan
kemiskinan di provinsi Riau, Kamis (15/2/2024). Ekspos tersebut dilaksanakan didepan para instansi terkait yang ada di provinsi Riau. 

Asisten II Setdaprov Riau M Job Kurniawan mengatakan, dengan dilakukan publikasi tersebut diharapkan dapat langsung diketahui bersama oleh pengguna data termasuk pejabat Pemerintah Daerah (stakeholder) terkait untuk dapat langsung ditindaklanjuti.

“Untuk diketahui, capaian pembangunan Provinsi Riau menunjukkan tren positif. Ketimpangan pembangunan antar wilayah Provinsi Riau berdasarkan Indeks Williamson semakin mengecil, dimana pada tahun 2022 sebesar 0,281, lebih baik dari capaian tahun 2021 sebesar 0,285. Sedangkan untuk Indeks Gini Ratio pada tahun 2022, lebih baik dari pada target yang ditetapkan, yaitu sebesar 0,323 poin. Bahkan lebih baik dari capaian nasional sebesar 0,381 poin,” katanya.

Selanjutnya indikator makro Indeks Daya Saing Daerah, capaian tahun 2022 sebesar 3,16, meningkat jika dibandingkan tahun 2021, yang hanya sebesar 2,98. Target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada RPJMD 2019- 2024 adalah sebesar 72,97-73,6. Adapun capaian IPM pada tahun 2022 sebesar 73,52 (kategori tinggi), telah melewati target RPJMD capaian tahun 2023, dan lebih tinggi dari capaian nasional, yaitu sebesar 72,91.

“Dampak dari proses pembangunan di Provinsi Riau juga berpengaruh positif terhadap kualitas sumber daya manusianya. Saat ini, IPM Provinsi Riau berada pada peringkat tujuh tertinggi se Indonesia dan peringkat dua se Sumatera,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya,capaian realisasi investasi Provinsi Riau pada tahun 2022 termasuk ke dalam lima terbaik nasional, ditandai dengan realisasi investasi sebesar Rp82,5 Triliun, telah mencapai 135,8 persen dari target yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp60,8 Triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 50.888 orang. 

“Pada tahun 2023, realisasi investasi telah ditetapkan sebesar Rp90 Triliun. Tingginya Investasi di Provinsi Riau, berdampak pada Tingkat Pegangguran Terbuka (TPT) Provinsi Riau, dimana tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Riau Agustus 2023 sebesar 4,23 persen. TPT Provinsi Riau mengalami penurunan 0,14 persen poin dibanding Agustus 2022. TPT Provinsi Riau lebih rendah dari capaian Nasional, yaitu sebesar 5,32 persen,” ujarnya. ADV