Reformasi Polri Dipertanyakan, Tim Reformasi Bentukan Kapolri Dinilai Gimmick Politik
Janji Komisi Independen yang Hilang
Publik masih ingat, dalam janji kampanye, Presiden Prabowo berulang kali menyebut akan membentuk komisi independen untuk memastikan reformasi Polri berjalan transparan dan akuntabel. Namun, hingga kini, bayangan komisi tersebut tak pernah terlihat.
“Yang muncul justru tim internal bentukan Polri sendiri. Sulit bagi rakyat untuk percaya reformasi akan jujur bila semua proses dikendalikan oleh lingkaran yang justru dipersoalkan,” ujar Nazar, sapaan akrabnya.
Alumni FH UII Yogyakarta ini mengungkapkan, situasi ini berbahaya bagi kepercayaan publik. Jika presiden membiarkan Polri mengatur reformasi dirinya sendiri, maka yang terjadi bukan perubahan substansial, melainkan sekadar pemolesan citra.
“Kalau Prabowo merestui langkah ini, publik berhak menyimpulkan ia tidak pernah serius membenahi Polri,” katanya.
Ia menegaskan, inti permasalahan ada pada keberanian politik Presiden Prabowo. “Apakah ia berani menyerahkan reformasi kepada komisi independen yang benar-benar bebas dari intervensi, atau tetap mempertahankan sandiwara politik yang memalukan ini?” ujar Nazaruddin menohok.