Menu

Respon Olla Ramlam soal Pro-Kontra Live PA-Ngedance

Zuratul 28 Sep 2025, 15:14
Respon Olla Ramlam soal Pro-Kontra Live PA-Ngedance. (X/Foto)
Respon Olla Ramlam soal Pro-Kontra Live PA-Ngedance. (X/Foto)

RIAU24.COM -Aktris sekaligus presenter Olla Ramlan belakangan ini menjadi pusat perhatian publik. 

Bukan karena proyek sinetron atau program televisi, melainkan karena penampilannya di sejumlah panggung hiburan yang dikenal dengan istilah Live Personal Appearance (Live PA).

Dalam format ini, Olla tampil berdampingan dengan seorang DJ, menyanyi sekaligus menari di atas panggung. 

Bagi Olla, kegiatan itu bukan sekadar pekerjaan tambahan, melainkan bagian dari hobi yang sudah lama ia tekuni.

“Memang kebetulan hobi aku dance, dan di situ sambil nyanyi, ya sudah gitu aja. Kalau lagi nggak ada syuting, baru aku ambil show itu,” kata Olla saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, kemarin.

Antara Hobi dan Sorotan Publik

Penampilan Olla di panggung hiburan jelas mengundang perhatian. Sejumlah warganet menanggapi aksinya dengan komentar beragam. Ada yang memberi apresiasi, namun tak sedikit pula yang melayangkan kritik.

Olla sendiri menanggapi perdebatan itu dengan santai. Ia menekankan bahwa perbedaan pendapat adalah hal wajar.

“Ya nggak apa-apa, semua hidup harus selalu ada pro dan kontra, nggak ada masalah. Maksudnya boleh nge-judge aku apa aja, itu bebas. Tinggal refleksi diri aja, apakah mereka lebih baik dari aku kan nggak tahu. Ya yang tahu siapa? Allah Subhanahu wa taala,” ujarnya tegas.

Klarifikasi: Bukan DJ, Tapi Live PA

Di tengah sorotan, Olla juga meluruskan kesalahpahaman publik. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berperan sebagai DJ.

“Aku nggak nge-DJ, jangan salah. Itu kolaborasi dengan DJ Justin. Jadi yang nge-DJ Justin, bukan aku. Aku Live PA-nya. Live PA artinya live performance. Jadi aku nyanyi sambil nge-dance, ada DJ di belakang,” jelasnya.

Pertanyaan mengapa dirinya memilih format Live PA ketimbang belajar menjadi DJ pun ia jawab dengan lugas.

“Kalau DJ kan udah ada DJ-nya, DJ Justin. Aku bukan DJ, soalnya itu kan sebuah skill yang harus dilatih. Kalau misalnya aku mau jadi DJ, ya aku harus latihan. Aku sukanya dance dari dulu, dari SMP aku dancer, cheerleader, bela diri juga—Cimande, jujitsu, aikido. Basket juga. Jadi kemarin aku pakai headphones bukan berarti aku DJ,” tutur Olla sambil tertawa.

Menjaga Kebugaran dengan Latihan

Untuk menunjang stamina dan performa di panggung, Olla tetap disiplin berlatih. Ia mengaku rutin mengikuti latihan dance bersama komunitas.

“Seminggu sekali, seminggu sekalilah,” ujarnya singkat.

Fokus pada Hal Positif

Di balik kontroversi, Olla memilih tetap fokus bekerja. Ia menegaskan bahwa apa pun aktivitasnya dilakukan dengan tujuan baik.

“Aku main basket bukan berarti aku atlet. Aku pakai stetoskop bukan berarti aku dokter. Jadi jangan nge-judge kayak gitu aja. Kalau kalian mau nge-judge ya nggak apa-apa, terserah, itu urusan kalian. Yang penting aku di sini bekerja, mencari duit yang, insya Allah maksudnya juga baik-baik aja, nggak dari uang korupsi atau apa pun itu,” katanya menutup perbincangan.

(***)