Rocky Gerung soal Kasus MBG: Makan Siang Berubah jadi Ancaman Keracunan
“Gizi yang diserap anak-anak adalah tabungan peradaban. Kalau tabungan itu dirampas, apa yang tersisa untuk masa depan bangsa? Ini bukan hanya racun makanan, tapi racun peradaban,” katanya.
Dengan kata lain, investasi negara melalui MBG berpotensi gagal memberi hasil bila tata kelola tidak segera diperbaiki.
Meski keras mengkritik, Rocky menegaskan bahwa program MBG tidak boleh dibubarkan. Ia menilai visi yang dibawa tetap penting bagi masa depan anak-anak Indonesia. Yang perlu dilakukan adalah evaluasi menyeluruh agar program berjalan sesuai tujuan.
“Proyek ini harus dilanjutkan karena visinya mulia. Tapi hentikan sebentar untuk evaluasi. Jangan ada lagi ibu-ibu cemas menitipkan anak ke sekolah. Jangan ada lagi guru waswas. Jangan ada lagi siswa takut makan siang. Makan siang harus jadi kegembiraan, bukan ancaman,” ujarnya.
Rocky mendorong adanya moratorium sementara agar pemerintah dapat melakukan audit independen serta memperbaiki sistem distribusi secara menyeluruh.
Polemik MBG kini menjadi ujian besar bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di satu sisi, program ini membawa harapan untuk membangun generasi emas Indonesia. Namun di sisi lain, tanpa tata kelola yang bersih dan transparan, MBG berisiko dikenang sebagai skandal gizi nasional.