Menu

Rocky Gerung soal Kasus MBG: Makan Siang Berubah jadi Ancaman Keracunan

Zuratul 3 Oct 2025, 15:26
Rocky Gerung soal Kasus MBG: Makan Siang Berubah jadi Ancaman Keracunan. (X/Foto)
Rocky Gerung soal Kasus MBG: Makan Siang Berubah jadi Ancaman Keracunan. (X/Foto)

“Karena anggarannya besar dan berulang setiap hari, ada yang melihatnya sebagai peluang untuk mencuri. Korupsi itu membatalkan masa depan anak-anak. Hak anak memperoleh gizi sempurna dirampas demi keuntungan,” tegasnya.

Rocky Gerung menggambarkan bagaimana suasana sekolah yang seharusnya riang justru berubah penuh kecemasan sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan.

“Sendok pertama mulai diragukan. Sendok kedua, guru memperhatikan. Sendok ketiga, ada murid yang lemas. Orang tua cemas di rumah, guru cemas di sekolah, murid pun takut. Makan siang berubah jadi ancaman keracunan. Psikologi anak-anak rusak,” kata Rocky.

Ia menekankan bahwa hak gizi anak-anak tidak sepenuhnya sampai ke meja makan. Menurutnya, hanya sekitar 30–40 persen dari hak mereka yang benar-benar diterima. Ia bahkan menyoroti bahwa praktik rente bisa terjadi di setiap tahap, mulai dari pembelian bahan, distribusi, hingga urusan kecil seperti siapa yang mencuci piring dan dengan anggaran berapa.

“Mulai dari pengadaan bahan, distribusi, hingga sekadar urusan mencuci piring dengan anggaran berapa—semua bisa jadi bancakan,” ujar Rocky menambahkan.

Rocky memperingatkan bahwa praktik tersebut tidak hanya mengorbankan kesehatan anak-anak hari ini, tetapi juga membahayakan masa depan bangsa. Ia menyebut korupsi di MBG dapat menggerus peluang bonus demografi yang seharusnya menjadi aset terbesar Indonesia.

Halaman: 234Lihat Semua