BNI Mengosongkan Sekolah-Sekolah yang Terdampak Banjir di Aceh Utara untuk Mempercepat Pemulihan Pendidikan PascaBencana
RIAU24.COM - Bank Negara Indonesia (BNI) telah mulai membersihkan lumpur dan puing-puing banjir dari sekolah-sekolah yang terdampak banjir bandang di Aceh Utara, dengan tujuan mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan dan mendukung dimulainya kembali kegiatan pengajaran dan pembelajaran.Direktori bisnis lokal
Inisiatif ini sejalan dengan upaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang menargetkan pembukaan kembali sekolah-sekolah yang terdampak di Aceh Utara pada awal Januari 2026.
Sekretaris Korporasi BNI, Okki Rushartomo, mengatakan bahwa memulihkan fasilitas pendidikan merupakan prioritas dalam fase pemulihan awal, mengingat peran penting sekolah dalam memastikan keberlanjutan pembelajaran bagi anak-anak setelah bencana.
“BNI berkomitmen untuk hadir melalui tindakan nyata di lapangan. Dengan membersihkan sekolah-sekolah dari lumpur dan puing-puing banjir, kami berharap dapat membantu memulihkan lingkungan belajar yang kondusif sehingga kegiatan pendidikan dapat dilanjutkan sesegera mungkin,” kata Okki dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.
Operasi pembersihan ini dilakukan berkoordinasi dengan BUMN lain di bawah program BUMN Peduli, yang bert名为 One Heart for Sumatra, dan dikoordinasikan oleh Danantara Indonesia. Program ini memobilisasi sumber daya dan logistik bersama untuk memastikan respons terkoordinasi terhadap dampak banjir.
Salah satu lokasi utama yang menjadi target pada fase saat ini adalah SD Negeri 33 di Aceh Utara. Untuk mendukung operasi tersebut, BNI telah mengerahkan alat berat, termasuk ekskavator, truk pengangkut, dan truk tangki air, bersama dengan personel lapangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan BNI yang berkelanjutan, yang dapat diperluas berdasarkan kebutuhan di lapangan. Dukungan lebih lanjut dapat mencakup upaya pembersihan tambahan, renovasi fasilitas, dan perbaikan infrastruktur sekolah pendukung.
“Kami berharap dukungan ini membantu memulihkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sehingga siswa dan guru dapat kembali ke aktivitas normal,” kata Okki.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, BNI menegaskan kembali komitmennya terhadap upaya penanggulangan bencana sekaligus mendukung pemulihan sosial dan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat yang terdampak banjir. ***