Menu

Prabowo dan Bos Danantara Bahas Proyek Senilai Rp 100 Triliun

Devi 4 Jan 2026, 17:35
Prabowo dan Bos Danantara Bahas Proyek Senilai Rp 100 Triliun
Prabowo dan Bos Danantara Bahas Proyek Senilai Rp 100 Triliun

RIAU24.COM - Presiden Prabowo Subianto pada hari Minggu bertemu dengan Rosan Roeslani, yang juga menjabat sebagai kepala eksekutif Danantara Indonesia, untuk membahas serangkaian proyek industrialisasi hilir senilai 6 miliar dolar AS.

Pertemuan itu berlangsung di kediaman pribadi Prabowo di Bogor, menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Teddy mengatakan dalam sebuah unggahan Instagram bahwa Danantara berencana meluncurkan lima proyek hilir strategis di beberapa provinsi pada awal bulan depan.

"Pertemuan tersebut membahas kemajuan lima proyek sektor hilir oleh Danantara, yang akan mulai dibangun awal bulan depan,” katanya. “Program-program ini akan dilaksanakan di berbagai provinsi dengan total investasi sebesar 6 miliar dolar AS, atau sekitar 100 triliun rupiah.”

Diskusi tersebut juga mencakup pengembangan proyek pengolahan limbah yang bertujuan untuk mengubah limbah TPA menjadi energi.

“Dengan proyek ini, volume sampah terbuka tidak hanya akan berkurang, tetapi juga akan menghasilkan nilai ekonomi yang signifikan,” kata Teddy, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan telah menyiapkan lahan di Kabupaten Tangerang untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi senilai Rp 3 triliun (US$181 juta). Proyek ini telah ditetapkan sebagai inisiatif strategis nasional dan dijadwalkan akan dimulai tahun ini.

Fasilitas ini akan dibiayai oleh Danantara dan diperkirakan akan selesai dalam waktu sekitar dua tahun setelah konstruksi dimulai. Pejabat pemerintah daerah mengatakan pabrik tersebut akan mampu mengolah hingga 3.000 ton sampah per hari, melayani Kabupaten Tangerang serta Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi serupa direncanakan di kota-kota lain sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengatasi tantangan sampah perkotaan yang semakin meningkat di Indonesia. ***