Menu

Beda opini politis dengan pandangan akademik

Azhar 12 Apr 2026, 23:45
Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama. Sumber: KNPI
Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama. Sumber: KNPI

RIAU24.COM - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menilai pernyataan akademisi Ubedilah Badrun menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai beban bangsa murni opini politis.

"Jangan dibungkus seolah-olah sebagai pandangan akademik," ujarnya dikutip dari rmol.id, Minggu, 12 April 2026.

"Publik bisa membedakan mana kritik berbasis kajian, mana sekadar retorika," tambahnya.

Pernyataan yang menyebut pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai beban bangsa merupakan generalisasi berlebihan.

"Serta tidak mencerminkan kedalaman analisis ilmiah," ujarnya.

"Kritik sah saja, tapi substansi kritik yang disampaikan justru berpotensi menyesatkan opini publik karena tidak disertai data dan kerangka analisis yang utuh," tambahnya.

Haris juga menyoroti narasi pemakzulan yang dilontarkan.

Dia mengingatkan, wacana tersebut tidak boleh disederhanakan menjadi konsumsi publik tanpa dasar konstitusional yang kuat.