Menu

Tiga Fokus Kebijakan Buruh yang Diusulkan Said Iqbal ke Prabowo

Azhar 9 Jun 2026, 07:34
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal. Sumber: Internet
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal membeberkan usulan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto.

Usulan ini disampaikan usai dirinya resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Pertama, reindustrialisasi sebagai upaya menghidupkan kembali sektor manufaktur dan pekerjaan formal.

Hal ini dinilai karena menjadi penyangga utama penyerapan tenaga kerja nasional.

"Mungkin di situ kami akan mengusulkan beberapa pandangan-pandangan, membuat analisa kebijakan untuk memastikan dihidupkannya kembali reindustrialisasi. Yaitu sektor formal. Kita ingin sektor formal ee para pekerja bisa kembali bekerja di pabrik-pabrik, di perusahaan-perusahaan dan di tempat-tempat kerja lain," sebutnya.

Kedua, kepastian pendapatan bagi pekerja.

Hak ini agar tidak terjadi ketimpangan antara kerja dan kesejahteraan yang diterima.

"Jangan orang kerja jadi miskin. Ketika kita bekerja, kita punya uang. Ketika kita selesai bekerja, kita enggak punya uang. Padahal buruh membayar pajak kepada negara. Oleh karena itu kita harus memastikan menuju kepada upah yang layak," ujarnya.

Ketiga, pentingnya perlindungan sosial sebagai pilar krusial dalam memperkuat kesejahteraan buruh secara menyeluruh.