Menu

Cerita Rezim Haramkan Nama Megawati Soekarnoputri Mejeng di Surat Kabar

Azhar 20 Jul 2026, 07:21
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sumber: kumparan.com
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sumber: kumparan.com

RIAU24.COM - Mantan jurnalis Harian Bernas, Willy Pramudya menyebut nama Megawati Soekarnoputri pernah dilarang dalam penerbitan di media massa.

Hal itu terjadi pada masa Orde Baru, dikutip dari rmol.id, Senin 20 Juli 2026.

Menurutnya, media dipaksa mengganti penyebutan nama Megawati Soekarnoputri menjadi Megawati Taufiq Kiemas.

Pelarangan menurutnya turun sebagai kebijakan de-Soekarnoisasi yang dijalankan rezim Orde Baru.

"Kami tidak boleh, misalnya, menggunakan nama Megawati Soekarnoputri. Kami dikumpulkan di sebuah hotel berdekatan Tanah Abang sana, supaya kami menulisnya Megawati Taufiq Kiemas," ujarnya.

Militer kala itu juga secara rutin mendatangi kantor-kantor media untuk mengawasi proses pemberitaan.

Halaman: 12Lihat Semua