LAMR Bengkalis Jemput Kenduri Adat ke Bupati Kasmarni Sempena Hari Jadi ke 514
Menurut Bupati perempuan pertama di Bengkalis ini, Kenduri Adat bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi merupakan warisan budaya yang memiliki makna mendalam sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus menjadi media mempererat persatuan, memperkokoh silaturahmi, serta memperteguh identitas masyarakat Melayu di Kabupaten Bengkalis.
"Kami mengucapkan terima kasih atas jemputan yang telah disampaikan. Insyaallah kami akan berupaya untuk hadir bersama-sama memeriahkan Kenduri Adat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menjadi momentum untuk semakin mengukuhkan marwah Melayu serta mempererat persatuan masyarakat Bengkalis," ujar Bupati Kasmarni.
Orang nomor satu di Negeri Junjungan itu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian adat dan budaya Melayu. Ia meyakini sinergi antara pemerintah daerah, LAMR, dan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup, berkembang, dan relevan di tengah dinamika zaman.