Menu

Kematian dr. Alex Cristo Loris Disimpulkan Akibat Bunuh Diri, Tidak Ditemukan Unsur Pidana

Lina 4 Aug 2026, 20:46
Kematian dr. Alex Cristo Loris Disimpulkan Akibat Bunuh Diri, Tidak Ditemukan Unsur Pidana
Kematian dr. Alex Cristo Loris Disimpulkan Akibat Bunuh Diri, Tidak Ditemukan Unsur Pidana

RIAU24.COM - SIAK – Polres Siak resmi mengumumkan hasil penyelidikan kasus kematian dr. Alex Cristo Loris yang jenazahnya ditemukan di semak belukar di samping pagar RSUD Tengku Rafian Siak, Jalan Raja Kecik, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (4/8/2026), Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. didampingi Ahli Madya Biddokkes Polda Riau AKBP Supriyanto, A.Mk., S.K.M., M.H., Kabid Laboratorium Forensik Polda Riau Dr. Ungkap Siahaan, S.Si., M.Si., Ahli Psikologi Forensik Fakultas Psikologi UIR Yanwar Arief, M.Psi., Psikolog, Kasat Reskrim Polres Siak Dr. Raja Kosmos Parmulais, S.H., M.H., serta Kanit I Satreskrim Ipda Shahum Yovino Harzi, S.H., M.H. beserta tim penyidik.

Kapolres menjelaskan, penyelidikan dilakukan secara menyeluruh melalui metode scientific crime investigation dengan melibatkan autopsi, laboratorium forensik, digital forensik, serta psikologi forensik. Berdasarkan seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut, penyidik menyimpulkan korban meninggal akibat bunuh diri dan tidak ditemukan fakta yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan.

Sejak menerima laporan penemuan jenazah, Satreskrim Polres Siak langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, memeriksa rekaman CCTV, meminta keterangan para saksi, serta melibatkan berbagai ahli untuk memastikan penyebab kematian secara objektif dan profesional.

Dari hasil olah TKP diketahui korban ditemukan dalam posisi terlentang di semak belukar sekitar lima meter dari pagar luar RSUD Tengku Rafian Siak. Di sekitar lokasi ditemukan tas berisi perlengkapan medis, di antaranya stetoskop, obat anestesi Propofol, ampul Lidocaine, spuit berisi Fentanyl Citrate dan Rocuronium Bromide, serta sejumlah jarum suntik.

Penyidik juga menganalisis rekaman CCTV dari dua titik yang memperlihatkan korban berjalan seorang diri menuju lokasi pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak terlihat adanya orang lain yang mendampingi korban menuju lokasi.

Halaman: 12Lihat Semua