Menu

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Riau 2026, PT RAPP Siapkan Personel hingga Peralatan Lengkap

Devi 10 Aug 2026, 11:59
Apel Kesiapsiagaan Karhutla Riau 2026, PT RAPP Siapkan Personel hingga Peralatan Lengkap
Apel Kesiapsiagaan Karhutla Riau 2026, PT RAPP Siapkan Personel hingga Peralatan Lengkap

RIAU24.COM -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Mapolda Riau, Senin (10/8/2026).

Dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla tersebut, hadir langsung Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan, Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, Wakil Ketua DPRD Riau Budiman Lubis.

Kemudian juga hadir Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Harris, Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, serta unsur pemerintah daerah, TNI, Polri.

Tak hanya itu, turut hadir perusahaan di Riau yang ikut menyiapkan regu pemadam Karhutla di antaranya, PT RAPP, Arara Abadi, PHR, PTPN IV Regional III, Kwarda Pramuka Saka Bhayangkara, dan Masyarakat Peduli Api Pekanbaru.

Dalam apel tersebut, SF Hariyanto mengatakan, saat ini elnino di Indonesia semakin kuat. Bahkan di beberapa daerah tetangga sudah terjadi kebakaran.

Sementara di Riau saja, sejak awal tahun hingga Agustus 2026 ini sudah mencapai 15 ribu hektare lahan yang terbakar. Bahkan kasus Karhutla di Riau kembali muncul.

SF Hariyanto menyebut, di Riau memang terjadi kebakaran seperti di Rokan Hilir dan Indragiri Hulu, namun itu sudah bisa diatasi.

"Kemudian berdasarkan data dari awal tahun hingga Agustus 2026 ini kasus Karhutla di Riau sudah mencapai 15 ribu hektare. Kasus terbesar terjadi di Kabupaten Bengkali dengan 8 ribu hektare lebih dan Pelalawan 4 ribu hektare lebih," ujar SF Hariyanto.

Meski begitu, kasus Karhutla di Riau masih bisa ditangani dengan baik. Menurutnya, hal ini berkat kerjasama dan kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama TNI, Polri, dan seluruh stakeholder sert dunia usaha yang ikut membantu penanganan Karhutla.

"Karena itu, kami dari Pemprov Riau mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam penanganan Karhutla di Riau," pungkasnya.

Sementara itu, sebagai salah satu peserta, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) turut mendukung kegiatan tersebut dengan menghadirkan satu regu personel Fire Fighter dari Fire and Aviation Department yang membawa sejumlah sarana dan prasarana penanggulangan karhutla yang dimiliki perusahaan.

Dalam peninjauan peserta, RAPP menyampaikan kesiapan personel dan peralatan penanggulangan karhutla yang disampaikan oleh Fire Team Coordinator Ramadhan.

Peralatan yang ditampilkan RAPP meliputi lima unit pompa pemadam, 20 roll selang pemadam berdiameter 1,5 inci, drone, rain gauge, hygrometer, foam inductor, sprinkler, priming pump, GPS Garmin, gateway, suction hose, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya yang digunakan dalam operasi penanggulangan karhutla di lapangan.

Fire Team Coordinator RAPP Ramadhan mengatakan, keikutsertaan perusahaan dalam apel kesiapsiagaan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat koordinasi pencegahan dan penanggulangan karhutla di Provinsi Riau.

"Pencegahan dan penanggulangan karhutla membutuhkan kesiapan serta kerja sama dari berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, kami kembali memperkuat koordinasi dan kesiapan personel maupun peralatan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah dan menangani potensi karhutla. Kami siap berkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api dan pemangku kepentingan lainnya di lapangan," ujar Ramadhan.

Komitmen tersebut sejalan dengan langkah yang telah dilakukan APRIL Group melalui penetapan Fire Danger Period di seluruh area konsesi di Provinsi Riau hingga 30 September 2026. Selama periode tersebut, perusahaan meningkatkan patroli darat dan udara, memperkuat pemantauan titik panas, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan tersebut, APRIL Group menyiagakan satu unit helikopter, dua unit airboat, 12 unit kendaraan patroli, 177 unit pompa air, 1.209 roll selang, empat lokasi pemantauan kabut asap, 26 unit CCTV, dan 12 menara api yang mendukung deteksi dini serta respons cepat terhadap potensi kebakaran.

Upaya tersebut juga didukung oleh 345 personel pemadam kebakaran profesional dan 735 relawan terlatih dari 49 desa di Provinsi Riau yang menjadi bagian dari kolaborasi pencegahan dan penanggulangan karhutla bersama pemerintah dan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla di Provinsi Riau. Dengan koordinasi dan kesiapan yang terus ditingkatkan, upaya pencegahan serta penanganan karhutla diharapkan dapat berjalan semakin efektif sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan beserta dampaknya dapat diminimalkan. ***