PTPN IV-BPBD Riau Kolaborasi Wujudkan Desa Mandiri Peduli Gambut
Ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan relawan-relawan Masyarakat Peduli Api yang memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai sehingga dapat menjadi garda terdepan dalam mendeteksi serta menangani potensi kebakaran sejak dini.
Menurut Bambang, sejak pertama kali berdiri pada 1996, entitas yang sebelumnya bernama PTPN V tersebut secara konsisten menjalankan prinsip zero burning dalam seluruh aktivitas operasional perkebunan. Seiring perkembangan zaman, selain memperkuat kapasitas pencegahan dan penanggulangan secara masif, PTPN IV Regional III juga memanfaatkan informasi teknologi berbasis AI dan IoT melalui sistem pencegahan dini bernama Arfina.
Seluruh inisiatif tersebut, lanjutnya, berhasil menjaga areal kebun inti perusahaan tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan selama hampir tiga dekade beroperasi.
"Keberhasilan menjaga areal perusahaan dari kebakaran tidak terlepas dari komitmen seluruh insan perusahaan dalam menerapkan prinsip zero burning. Kini, semangat yang sama ingin kami hadirkan di tengah masyarakat agar upaya pencegahan karhutla semakin kuat melalui kolaborasi yang berkelanjutan," ujar Bambang.