PTPN IV-BPBD Riau Kolaborasi Wujudkan Desa Mandiri Peduli Gambut
Ia menambahkan kawasan bergambut memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan lahan mineral sehingga memerlukan penanganan yang lebih cepat dan tepat. Karena itu, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
Bambang berharap pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga memperkuat jejaring komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan sehingga respons terhadap potensi kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
"Karhutla bukan hanya persoalan perusahaan atau pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Melalui pelatihan ini kami ingin membangun kesadaran bahwa perlindungan ekosistem gambut dan lingkungan hanya dapat terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama," jelasnya. ***