Karhutla Tasik Betung Capai 2 Hektare, Api Masih Menyala di Sejumlah Titik
Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan dua unit ministriker, satu unit alat berat milik PT Arara Abadi serta enam roll selang berukuran ½ inci.
Selain melakukan penyiraman, tim juga membuat sekat bakar dan embung air dengan bantuan alat berat excavator. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan pergerakan api sekaligus memutus potensi penjalaran ke area lain.
Namun, proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya minimnya sumber air di sekitar lokasi. Kondisi cuaca yang panas disertai hembusan angin cukup kencang juga membuat proses pengendalian api menjadi lebih sulit.
Akibatnya, api masih ditemukan menyala di sejumlah bagian lahan. Tim gabungan pun terus melakukan pemadaman dan penyekatan untuk mengantisipasi api kembali menjalar.
Hingga Selasa siang, sebagian area telah memasuki tahap pendinginan. Petugas masih melakukan penyiraman dan memastikan bara api di dalam lahan benar-benar padam.
Sementara itu, terkait pemilik lahan dan penyebab kebakaran, hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh Polsek Sungai Mandau.