Gus Baha di Depan Kapolri: Semua Harus Tobat, Jangan Saling Menyalahkan
Ulama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyampaikan sejumlah kritik kerasnya mengenai hubungan ulama, pejabat, hingga perilaku masyarakat dalam kehidupan berbangsa. (Tangkapan Layar)
Ia mencontohkan perbedaan kehidupan masyarakat di desa dan Jakarta. Menurut dia, cara menghormati tetangga di lingkungan yang lebih dekat tidak selalu bisa diterapkan dengan cara yang sama di lingkungan perkotaan yang lebih menjaga privasi.
"Jadi sama-sama menghormati, itu caranya beda," kata Gus Baha.
(***)
Baca juga: Jelang Pembuktian di MK, Podcast Bambang Widjojanto Ungkap Klaim Dugaan Intervensi Pencalonan Gibran