Konflik Timur Tengah Ganggu Jalur Minyak, Apa Dampaknya bagi Indonesia?
Mantan Wakil Duta Besar Indonesia untuk Rusia sekaligus pengamat geopolitik Dian Wirengjudi.
Jalur minyak menjadi persoalan utama
Dian kemudian menjelaskan pentingnya Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb dalam distribusi energi.
Menurut dia, Arab Saudi selama ini memiliki ketergantungan besar terhadap jalur keluar minyak melalui kawasan Teluk Persia. Karena itu, gangguan terhadap Selat Hormuz dapat memaksa Saudi mencari jalur alternatif.
Salah satu alternatif yang disebut adalah jalur menuju Laut Merah.
Persoalannya, jalur tersebut juga berdekatan dengan wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman.
"Kalau minyaknya di Teluk Persia, Aramco-nya sudah disikat sama Iran, ke mana dia harus cari jalan untuk menjual minyaknya? Tidak mungkin Teluk Persia, tidak mungkin melalui Hormuz, tinggal melalui yang namanya Laut Merah," ujar Dian.