Menu

Bupati Afni Wujudkan Harapan Warga, SDN 17 Teluk Lanus Kini Lebih Layak

Lina • 3 Oct 2026, 15:29
Bupati Afni Wujudkan Harapan Warga, SDN 17 Teluk Lanus Kini Lebih Layak
Bupati Afni Wujudkan Harapan Warga, SDN 17 Teluk Lanus Kini Lebih Layak

RIAU24.COM - SIAK — Senyum dan rasa senang terpancar dari wajah anak-anak SD Negeri 17 Teluk Lanus saat kembali memasuki ruang kelas yang kini jauh lebih layak. Bangunan sekolah yang selama bertahun-tahun menanti revitalisasi itu akhirnya diperbaiki dan diresmikan Bupati Siak Afni Zulkifli di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (1/10/2026).

Bagi para siswa dan guru, perubahan tersebut bukan sekadar tentang bangunan yang terlihat lebih baik. Ruang belajar yang sebelumnya mengalami kerusakan kini kembali memberikan rasa aman dan nyaman untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Revitalisasi tersebut mendapat dukungan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan anggaran sekitar Rp1,5 miliar.

SD Negeri 17 Teluk Lanus dibangun pada masa Bupati Siak Arwin AS. Namun, sejak dibangun, sekolah tersebut belum pernah mendapatkan revitalisasi secara menyeluruh. Seiring waktu, kondisi sejumlah ruang kelas mulai memprihatinkan, termasuk bangunan yang mengalami kemiringan dan lantai yang rusak.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Bupati Afni ketika berkunjung dan menginap di Kampung Teluk Lanus beberapa bulan lalu. Dalam dialog bersama masyarakat, persoalan kondisi sekolah disampaikan sebagai salah satu harapan warga.

Penghulu Teluk Lanus Irwan Syahroni mengatakan, masyarakat bersyukur harapan tersebut akhirnya dapat diwujudkan melalui kolaborasi pemerintah daerah dan PT RAPP.

“Alhamdulillah, hari itu terwujud. Saya mewakili masyarakat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan RAPP atas dukungannya sehingga revitalisasi gedung sekolah SD Negeri 17 Teluk Lanus terwujud,” kata Irwan.

Revitalisasi meliputi sembilan ruang belajar dan satu bangunan kantor. Perbaikan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas belajar siswa sekaligus memberikan lingkungan kerja yang lebih nyaman bagi para guru.

General Manager Senior Stakeholder Relations (SHR) PT RAPP Wan Mohd Jakh Anza mengatakan, pembangunan tersebut sejalan dengan visi April 2030, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat.

“Kami memiliki visi maju dan tumbuh berkembang bersama masyarakat, salah satunya pembangunan yang inklusif,” ujarnya.

Bagi Bupati Afni, revitalisasi sekolah di wilayah pesisir tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menghentikan upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Saat melihat langsung kondisi sekolah beberapa bulan sebelumnya, Afni mengaku prihatin. Namun, di tengah efisiensi APBD, pemerintah daerah tetap harus mencari alternatif agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani.

“Saya berpikir ini kondisinya di tengah APBD efisiensi, namun kita tidak boleh menyerah. Pasti masih ada jalan lain dan orang-orang baik yang membantu kita,” ungkap Afni.

Persoalan tersebut kemudian disampaikan Afni kepada manajemen RAPP saat bertemu di Jakarta. Dukungan perusahaan akhirnya membuat revitalisasi SD Negeri 17 Teluk Lanus dapat direalisasikan.

Afni berharap perubahan kondisi fisik sekolah tersebut diikuti dengan semangat baru dari siswa dan guru dalam menjalankan proses pendidikan.

“Dengan revitalisasi bangunan sekolah ini, diharapkan para siswa dan guru lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas mengajar,” ujarnya.

Selain melalui dukungan dunia usaha, Afni menyebut pemerintah pusat juga turut melakukan revitalisasi sekolah di Kabupaten Siak. Berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat 74 sekolah jenjang TK, SD, dan SMP yang mendapat revitalisasi melalui dana APBN tahun ini dengan nilai sekitar Rp64 miliar.

Afni meminta kepala sekolah terus memperbarui data pokok pendidikan (Dapodik). Para penghulu juga diminta ikut mengingatkan sekolah di wilayah masing-masing agar kebutuhan pendidikan dapat terdata dengan baik.

“Kolaborasi seperti ini sangat membantu mewujudkan layanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang memadai,” ucap Afni.(Lin)