Reza Rahardian dan Pemeran Film Laut Bercerita Curi Perhatian di Busan International Film Festival 2026
RIAU24.COM - Aktor Reza Rahadian bersama para pemain dan kru film Laut Bercerita menghadiri karpet merah pembukaan Busan International Film Festival (BIFF) 2026. Kehadiran mereka menandai langkah film Indonesia tersebut di panggung perfilman internasional.
Reza tampil bersama Eva Celia, Yunita Siregar, Christine Hakim, serta anggota tim lainnya. Mereka mengenakan busana bernuansa hitam dalam penampilan yang kompak di hadapan kamera.
Kehadiran tim Laut Bercerita menjadi bagian dari perjalanan adaptasi layar lebar novel karya Leila S. Chudori. Film yang disutradarai Yosep Anggi Noen itu membawa kisah Laut dan teman-temannya dari halaman buku ke medium sinema.
Film Laut Bercerita dijadwalkan menggelar pemutaran perdana dunia atau world premiere dalam rangkaian BIFF ke-31 pada 2026. Film ini juga masuk dalam Competition Section, bersaing dengan 12 film dari berbagai negara.
Di antara jajaran juri yang menilai film-film dalam kompetisi tersebut terdapat sutradara Zhang Yimou.
Partisipasi Laut Bercerita di festival ini membuka kesempatan bagi film tersebut untuk menjangkau penonton internasional. Kisah yang berangkat dari novel Leila S. Chudori itu kini hadir dalam format film dan diperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas.
Kehadiran Reza Rahadian dan tim di Busan menjadi salah satu bagian dari perjalanan film tersebut dalam memperkenalkan cerita Indonesia di forum perfilman internasional.
Sinopsis Film "Laut Bercerita"
Film Laut Bercerita diadaptasi dari novel karya Leila S. Chudori yang mengangkat kisah aktivisme mahasiswa dan penculikan aktivis pada masa Orde Baru.
Cerita berpusat pada Laut, seorang mahasiswa yang terlibat dalam gerakan perlawanan bersama kawan-kawannya. Di tengah situasi politik yang menekan kebebasan berpendapat, mereka bergerak menyuarakan perubahan, meski harus menghadapi risiko pengawasan, penangkapan, hingga penghilangan paksa.
Kisah ini juga menyoroti keluarga yang ditinggalkan dan terus mencari kepastian tentang nasib orang-orang terdekat mereka. Melalui dua sudut pandang, yakni pengalaman Laut dan perjuangan keluarganya, Laut Bercerita menggambarkan dampak penculikan aktivis terhadap korban maupun orang-orang yang menanti kepulangan mereka.
Novel Leila S. Chudori tersebut dikenal mengangkat ingatan tentang represi politik dan penghilangan paksa menjelang berakhirnya pemerintahan Orde Baru. Dalam adaptasi layar lebarnya, kisah itu dibawa ke medium sinema untuk menjangkau penonton yang lebih luas.
(zar)