Menu

Empat Musim Pertiwi, Film yang Angkat Isu Kekerasan Seksual pada Perempuan Lewati Perjalanan 8 Tahun Pengerjaan

Zuratul • 14 Oct 2026, 15:20
Film Empat Musim Pertiwi. Film garapan sutradara Kamila Andini itu mengangkat persoalan kekerasan seksual, pergulatan penyintas, hingga keterbatasan perlindungan hukum bagi perempuan. (Foto: Bazaar)
Film Empat Musim Pertiwi. Film garapan sutradara Kamila Andini itu mengangkat persoalan kekerasan seksual, pergulatan penyintas, hingga keterbatasan perlindungan hukum bagi perempuan. (Foto: Bazaar)

Aktor Lukman Sardi menilai Empat Musim Pertiwi mengangkat persoalan penting mengenai posisi perempuan korban kekerasan seksual ketika berhadapan dengan sistem hukum.

Ia menyoroti bagaimana hukum dapat terlihat tidak berdaya ketika berhadapan dengan pihak yang memiliki kekuasaan dan sumber daya materi. Dalam situasi tersebut, korban berpotensi menghadapi hambatan berlapis untuk memperoleh perlindungan dan keadilan.

Lukman juga mengapresiasi penggunaan simbolisme dalam film, termasuk unsur perdukunan. Ia melihat ironi dalam penggambaran sosok yang tampak menyeramkan tetapi justru memberikan rasa aman, sementara pihak yang terlihat baik dapat menyimpan kejahatan.

Simbol UFO, menurut pemaknaannya, turut menggambarkan pencarian kebebasan dari tekanan ekstrem. Berbagai elemen tersebut memperkuat penyampaian pesan sosial melalui pengalaman para karakter.

Selain mengapresiasi gagasan cerita, Lukman memuji penampilan Putri Marino dan para pemain lainnya yang dinilai mampu membangun emosi dalam film.

Wakili Indonesia di Oscar 2027

Halaman: 234Lihat Semua