Menu

Empat Musim Pertiwi, Film yang Angkat Isu Kekerasan Seksual pada Perempuan Lewati Perjalanan 8 Tahun Pengerjaan

Zuratul • 14 Oct 2026, 15:20
Film Empat Musim Pertiwi. Film garapan sutradara Kamila Andini itu mengangkat persoalan kekerasan seksual, pergulatan penyintas, hingga keterbatasan perlindungan hukum bagi perempuan. (Foto: Bazaar)
Film Empat Musim Pertiwi. Film garapan sutradara Kamila Andini itu mengangkat persoalan kekerasan seksual, pergulatan penyintas, hingga keterbatasan perlindungan hukum bagi perempuan. (Foto: Bazaar)

Gagasan Empat Musim Pertiwi muncul pada 2017, ketika Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) belum disahkan. Dalam perjalanannya, cerita film terus berkembang sebelum akhirnya memasuki tahap produksi.

"Cerita dalam film ini terus berkembang seiring berjalannya waktu," kata Ifa.

Dalam menggarap film ini, Kamila memadukan pendekatan realis, fiksi, dan metafora visual. Pilihan tersebut digunakan untuk menggambarkan pergulatan batin dan emosi karakter yang tidak selalu mudah disampaikan melalui penceritaan konvensional.

"Lewat perpaduan gaya realis dan metafora visual, kami ingin menangkap sisi kemanusiaan yang lebih mendalam dari kisah perjuangan seorang penyintas," kata Kamila.

Pendekatan itu menjadi cara film menghadirkan pengalaman penyintas sekaligus memperlihatkan persoalan sosial yang melingkupinya.

Lukman Sardi Soroti Ketimpangan Hukum

Halaman: 123Lihat Semua