Dua Tahun Prabowo-Gibran: Mahasiswa Pertanyakan Kopdes dan MBG, Rocky Bicara Oligarki
“Kuncinya bukan Kopdes, Bang. Kuncinya itu bagaimana harga barang subsidi itu sama rata semua tanpa adanya Kopdes pun bisa,” kata Richard.
Ia juga menilai Kopdes seharusnya berorientasi pada pengembangan produk unggulan desa, bukan hanya menjadi saluran distribusi barang bersubsidi.
“Seharusnya Kopdes itu meningkatkan ekonomi desa. Produk unggulan desanya, Bang,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, Richard juga mempertanyakan pentingnya rencana keluar atau exit plan agar koperasi tidak selamanya bergantung pada intervensi pemerintah.
Pemerintah, menurut dia, harus dapat menjelaskan urutan kebijakan yang hendak ditempuh. Pemerataan akses barang bersubsidi semestinya menjadi bagian dari kebijakan yang dirancang pemerintah, sementara penguatan ekonomi desa perlu dibangun melalui potensi lokal.
Menanggapi pertanyaan itu, Yandri meminta mahasiswa menjelaskan alternatif konkret jika Kopdes dinilai bukan solusi yang tepat.