Menu

Pemkab Meranti Minta Tolong Atasi Abrasi di 7 Titik Terparah Ke Pusat dan Pemprov Riau

Ahmad Yuliar 30 Dec 2018, 19:39
Kondisi abrasi/mad
Kondisi abrasi/mad

RIAU24.COM -  KEPULAUAN MERANTI – Sebagai daerah kepulauan dan berada terdepan di Indonesia, Kepulauan Meranti memiliki resiko yang sangat besar. Terutama masalah abrasi.

Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi menegaskan Kepulauan Meranti menjadi Kabupaten paling Timur di Provinsi Riau dan berbatasan dengan provinsi tetangga, Kepulauan Riau. Meranti juga menjadi salah satu daerah di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Karena terdiri dari pulau-pulau kecil menjadikan Kepulauan Meranti rentan terhadap ancaman abrasi yang kerap terjadi sepanjang waktu. Bahkan abrasi menjadi ancaman serius yang akan merugikan Indonesia. Sebab dengan berkurangnya garis pantai di Meranti membuat berkurangnya wilayah perairan Indonesia.

Oleh sebab itu, Bupati meminta kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau agar dapat serius dan konsen dalam mengatasi kondisi abrasi di Kepulauan Meranti. Karena Kepulauan Meranti tidak akan sanggup sendiri mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur dalam mengatasi ancaman abrasi.

“Setiap saat kami terus meminta bantuan Pusat dan Provinsi agar mau membantu mengatasi persoalan abrasi di Meranti,” kata Bupati.

Dari data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), total wilayah di Kepulauan Meranti yang menjadi titik terparah abrasi terjadi di 7 titik. Dengan abrasi tersebut telah merubah garis pantai yang mengakibatkan berubahnya wilayah Indonesia di Kepulauan Meranti.

Halaman: 12Lihat Semua