Menu

Inilah Alasan Mengapa Kim Jong-un Pilih Naik Kereta Api ke Hanoi Untuk Berjumpa Trump

Satria Utama 27 Feb 2019, 10:42
Kim Jong-un Pilih Naik Kereta Api ke Hanoi Untuk Berjumpa Trump
Kim Jong-un Pilih Naik Kereta Api ke Hanoi Untuk Berjumpa Trump

RIAU24.COM -  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah tiba di Hanoi, Vietnam, untuk pertemuan puncak keduanya dengan Presiden AS Donald Trump minggu ini. Untuk tiba di Hanoi, Kim lebih memilih naik kereta api selama 60 jam.

Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya, padahal jika menggunakan pesawat hanya akan memakan waktu hanya tiga atau empat jam.

Kim memulai perjalanan panjang dengan kereta pada Sabtu sore, berangkat dari stasiun kereta Pyonngyang sekitar pukul 4.30 malam.

Para ahli percaya salah satu alasan Kim naik kereta ke Hanoi adalah karena kakeknya, Kim Il-sung, pendiri Korea Utara, melakukan perjalanan untuk kunjungannya ke Vietnam pada tahun 1958 dan 1964, menggunakan pesawat terbang dan kereta api untuk mencapai Hanoi melalui China . Kim sering terlihat meniru kakeknya untuk memperkuat gagasan bahwa ia adalah penerus rezim Kim.

Saat kereta melewati Cina, perjalanan itu juga dipandang sebagai cara bagi Korea Utara untuk membual hubungan dekat dengan sekutunya.

Kereta lapis baja juga dianggap sebagai pilihan yang lebih aman bagi Kim, karena jet negara Korut, Chammae-1 sudah tua dan ada banyak pilot yang berpengalaman. Chammae-1 adalah IL-62M era Soviet, yang mampu menempuh jarak hingga 10.000 kilometer.

Ketika Kim melakukan perjalanan ke Singapura dengan pesawat terbang untuk KTT pertamanya dengan Trump pada Juni 2018, ia melakukannya dengan pesawat yang dipinjam dari pemerintah Cina.

Tak Hyun-min, mantan pembantu protokol presiden untuk Presiden Korea Selatan Moon Jae-in yang baru-baru ini kembali sebagai penasihat, mengatakan meminta pemimpin itu naik kereta adalah "pilihan yang sangat baik" dari tim protokol Korea Utara.

"Pertama, mereka menjadikan transportasi Kim berita. Mereka telah membuat cukup banyak cerita dengan tentara mereka berbaris di stasiun kereta, dan dengan makna historis bepergian dengan kereta api dari Korea Utara ke Vietnam," tulis Tak dalam posting Facebook-nya pada hari Senin, seperti dilansir asiaone.

Kereta yang digunakan Kim sering disebut sebagai "hotel khusus" yang bisa bergerak. Kereta, yang memiliki label DF-0002 berbeda dari model yang diambil ayahnya Kim Jong-il, yang memiliki label DF-0001. Dilaporkan bahwa kereta khusus ini dibangun dengan fasilitas keamanan tingkat tinggi dan interior seperti hotel.***

 

R24/bara