Menu

#ILCSambharMenyambar Jadi Trending, Karni Ilyas Diminta Angkat Topik Buzzer Kepolisian di ILC

Satria Utama 10 Mar 2019, 16:20
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  JAKARTA - Tudingan  akun @Opposite6890 bahwa kepolisian Republik Indonesia membentuk tim buzzer mendukung capres cawapres 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin menjadi isu panas di dunia Maya beberapa hari terakhir.

 Isu ini telah memang dibantah oleh Mabes Polri. Namun kecurigaan masyarakat terlanjur menyebar. Apalagi Mabes Polri juga enggan menanggapi terlalu jauh hasil investigasi akun @Opposite6890 karena dianggap anonimus atau menyembunyikan identitas aslinya.

“Akun Opposite6890 tidak seharusnya dijadikan rujukan masyarakat, karena menyebarkan kebohongan,” jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

Usai terungkap di media dan menjadi perhatian banyak pihak, muncul screenshot percakapan di Group WhatsApp (WAG) diduga anggota kepolisian yang berisi instruksi untuk uninstall aplikasi My Sambhar.

Karena isu ini terkait Pilpres dan dianggap mempertaruhkan netralitas dan nama baik Polri, warganet mendukung ILC TV One mengangkat tema diskusi membahas isu tersebut.

Tagar #ILCSambharMenyambar pun digaungkan dan memuncaki worldwide trends di lini masa twitter, Minggu 10 Maret 2019.

Sejumlah netizen meminta Karni Ilyas selaku Presiden ILC mengangkat topik ini pada tayangan ILC Selasa lusa.

"Sembah sungkem Dr. Karni Ilyas @karniilyas sudilah kiranya Juragan mengangkat Tema #ILCSambharMenyambar di @ILCtv1 @tvOneNews Pemirsah senang hati jk penyandang Host Terbaik/Terpavorit berturut pd ajang PGA mengangkat tema #ILCSambharMenyambar hatur nuhun Wassalam," cuit akun Bobotoh TV One.

Permintaan ini juga didukung akun@ aanlukmansyah. 'Setuju sekali,,  biar Rakyat punya kepercayaan kembali kepada Aparat Kepolisian,  karena kasus Saracen juga raib ntah kemana.... Wajib hukum nya untuk di kupas sampe jelas dan tuntas... #ILCSambharMenyambar," tulisnya seperti dilansir situs berita nusanews.com. ***

 

R24/bara