Menu

NU Minta Jatah Menteri, Kiai Maruf: Ya Nanti Saya Bilang ke Pak Jokowi

Riki Ariyanto 2 Jul 2019, 13:46
Kiai Maruf Amin tanggapi NU minta jatah menteri (foto/int)
Kiai Maruf Amin tanggapi NU minta jatah menteri (foto/int)

RIAU24.COM - Selasa 2 Juli 2019, Cawapres 01, Kiai Ma'ruf Amin sudah mendengar tentang keinginan Nahdlatul Ulama (NU) mendapat jatah menteri. Hanya saja Kiai Ma'ruf sebut dirinya dan Capres 01 Joko Widodo  belum ada membahas soal jatah menteri untuk NU.

Bahkan Kiai Ma'ruf Amin sebut saat ini belum ada nama warga Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diusulkannya untuk mengisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. "Belum, saya belum memberikan usulan. Nanti kan Pak Jokowi pasti minta pertimbangan saya," kata Ma'ruf Amin seperti dilansir dari Tempo, Selasa 2 Juli 2019.

Ma'ruf enggan berkomentar banyak mengenai pernyataan petinggi NU itu yang bertanya soal jatah menteri untuk warga NU. "Ya nanti saya bilang. Sampaikan saja ke Pak Jokowi," kata Ma'ruf Amin saat ditemui di kantor MUI pada Selasa, 2 Juli 2019.

Seperti yang ramai diberitakan, Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur (Jatim) Agoes Ali Masyhuri terang-terangan meminta jatah menteri untuk kader NU di kabinet Jokowi - Ma'ruf. Alasannya tidak ada dukungan politik yang gratis atas kontribusi tokoh dan warga NU dalam kemenangan Jokowi - Ma'ruf di Pilpres 2019.

Kemudian Rais 'Aam PBNU, Miftachul Akhyar bahkan telah menyiapkan kader terbaik untuk diajukan sebagai menteri Jokowi-Ma'ruf. "Soal kesiapan, sejak dulu siap," ujar Miftachul di Jakarta pada Ahad, 23 Juni 2019.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masduki Baidlowi sebut organisasinya berkontribusi besar atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Sehingga diharapkan Jokowi-Ma'ruf bisa membalasnya.

Halaman: Lihat Semua