Menu

Program Peremajaan Sawit Rakyat, Kepala Dinas Senang Tanaman Sawit Tumbuh Subur

Satria Utama 24 Jul 2019, 18:57
Kadis TPH Bun mengecek kondisi tanaman sawit
Kadis TPH Bun mengecek kondisi tanaman sawit

RIAU24.COM -  KABUN - Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau Ir Ferry HC didampingi Kepala UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Ir Dedih Hermawan meninjau kebun sawit mandiri KUD Bangkit Usaha Makmur Desa Bencah Kesuma Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Selasa (23/7/2019).

Kebun sawit yang ditinjau ini ditanam akhir 2018 lalu seluas 857 ha oleh kontraktor replanting PT Buana Orbit Sejahtera (PT BOS) pimpinan Alexander Pranoto dan Antoni dan sawit tersebut kini tumbuh subur. 

Kadis Ir Ferry HC menyatakan rasa senang, bangga dan kagum melihat pertumbuhan sawit program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini tumbuh subur karena menggunakan bibit unggul bersertifikat. Sementara tanaman sela seperti semangka dan labu serta jagung sudah panen dan telah dinikmati petani.

Dalam pertemuan di ruang KUD Bangkit Usaha Makmur, Ir Ferry HC memberikan masukan kepada jajaran KUD agar sawit yang sudah ditanam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari dana BPDPKS ini dirawat dengan baik. KUD bermitra dengan bapak angkat PT Rohul Sawit Industri (RSI) sebagai penampung tandan buah segar (TBS).

Ketua KUD Bangkit Usaha Makmur Khoirum menjelaskan pihaknya sangat berterima kasih atas kunjungan Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Riau Ir Ferry HC dan rombongan. Khoirum menegaskan akan berupaya memajukan koperasi dan anggotanya. "Kita juga berupaya mengumpulkan modal koperasi untuk membeli lahan baru dan bersama oftaker/mitra PT RSI berusaha membangun pabrik kelapa sawit," ujarnya.

Kebun sawit KUD Bangkit Usaha Makmur yang baru ditanam bibit sawit unggul ini menjadi pilot project penanaman sawit model plasma dan mandiri di Provinsi Riau bahkan menjadi percontohan Nasional karena berhasil sukses tumbuh subur. Baru berusia 18 bulan sudah berbuah dompet. Sejumlah kelompok tani, pengurus KUD dari daerah lain banyak belajar atau studi banding ke lokasi ini.***

 

R24/rls