Menu

Heboh Pelajar SMP Pekanbaru Korban Perundungan Dioperasi di Rumah Sakit

Khairul Amri 8 Nov 2019, 13:39
Foto. Fb
Foto. Fb

RIAU24.COM - Seorang pelajar SMP di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau diduga menjadi korban perundungan atau bullying. Bahkan siswa tersebut harus menjalani menjalani operasi di rumah sakit. 

Ketika dikonfirmasi, Kepala Sub Bagian Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda menyebut jajaran Satreskrim Polresta Pekanbaru bersama unit perlindungan perempuan dan anak tengah menyelidiki aksi perundungan tersebut. 

"Laporannya sudah kita terima. Saat ini tengah diselidiki Satreskrim Polresta Pekanbaru," ujar Budhia, Jumat 8 November 2019.

Budhia menjelaskan bahwa laporan yang disampaikan keluarga korban perundungan itu sudah masuk pada Rabu, 6 November 2019. 

Kasus perundungan ini sedang viral di media sosial (Medsos). Kasus bullying itu terungkap setelah adanya postingan pada Facebook yang diunggah akun Rani Chambas, Kamis (7/11/2019) jam 10.31 WIB.

Lewat postingannya itu, Rani menjelaskan kasus bullying yang dialami seorang siswa kelas VIII salah satu SMP Negeri di Kota Pekanbaru. Heranny korban sendiri dibully di dalam kelas. Bahkan, dia sebut seorang guru ada di kelas yang sama.

Hanya saja, si guru itu dituding bermain ponsel seakan cuek dengan keributan siswanya, hingga membully korban. Kini korban dirawat di rumah sakit swasta Pekanbaru, setelah dioperasi akibat luka di kepala dan patah tulang hidung. 

Berikut isi unggahan akun Rani Chambas: 

"Kasus Bullying terjadi lagi...siswa kls 8 smp.. Di keroyok di dlm kelas..sementara bu guru nya ada di dlm kelas...murid nya berantam guru nya sibuk main hp...sampai patah tulang hidung si anak...dan di operasi ..kejadiannya hari selasa tgl 5 november jam sekolah.....lokasi nya Smp negeri di  Hangtuah pekanbaru

Dan org tua mana yg terima anak nya babak belur di dlm kelas????

Coba jika anak sendiri yg di gitukan org???

Karna tdk ada jalan keluar.. Akhirnya pihak keluarga melaporkan kasus ini ke polisi..

Semogaa...tidak ada lagi kejadian2 begini di sekolah. #mirisaja..

Korban ponakan si opa pula Anak kk nya  Lala Ila Mila. Coba jika korbannya anak2 ibu2 atau bpk2..apa diam aja kita?,". 

Budhia Anda mengatakan berdasarkan laporan awal, kejadian perundungan itu terjadi pada Selasa (4/11) kemarin. Usai kejadian, keluarga korban melaporkan ke polisi dua hari kemudian. 

Sementara itu, keluarga korban yang dihubungi Antara mengatakan akan memberikan keterangan kepada awak media Jumat siang nanti.