Menu

Tahun Depan Diperkirakan Riau Akan Masuk Musim Kemarau Panjang Lebih Cepat

Lina 5 Dec 2019, 13:38
Untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla Polres Siak, TNI, Pemkab Siak dan unsur terkait melakukan berbagai persiapan sebagai upaya antisipasi terjadinya Karhutla (foto/lin)
Untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla Polres Siak, TNI, Pemkab Siak dan unsur terkait melakukan berbagai persiapan sebagai upaya antisipasi terjadinya Karhutla (foto/lin)

RIAU24.COM - SIAK- Untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla Polres Siak, TNI, Pemkab Siak dan unsur terkait melakukan berbagai persiapan sebagai upaya antisipasi terjadinya Karhutla.

Kamis ( 05/12/2019 ) bertempat di Halaman Polsek Koto Gasib, Polres Siak,TNI,Pemkab Siak Serta Unsur Terkait melaksanakan Simulasi Penanganan Karhutla Simulasi Penanganan Karhutla dilakukan oleh personel Koto Gasib dibantu Bhabinsa se Kecamatan Koto Gasib, Damkar Kecamatan Koto Gasib, Damkar dari PT Astra, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api Kecamatan Koto Gasib.

zxc1

Dimulai dari temuan hotspot dan dilakukan pengecekan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa dan masyarakat peduli api sampai api dipadamkan dengan bantuan Damkar Pemkab dan Damkar perusahaan terdekat hingga dilakukan proses penyidikan oleh kepolisian.

Kapolres Siak menuturkan pada sambutannya bahwa Riau bebas api tahun 2020, artinya kita akan terus berupaya agar itu terwujud. "Walau pun kita tahu kita tidak bisa melawan alam. Mulai dari sekarang kita sudah mempersiapkan diri dengan menginventarisir segala kendala, permasalahan yang kita hadapi bersama dan mencarikan solusi jalan keluar nya bersama," ujarnya.

zxc2

Bupati Siak juga mengundang seluruh seluruh camat, lurah termasuk juga kapolsek untuk duduk bersama-sama menyamakan visi misi dalam menangani Karhutla menuju Riau Bebas Api tahun 2020. Secara umum perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah kabupaten Siak cukup mendukung untuk kegiatan penanggulangan karhutla.

Dan pihaknya juga menghimbau khususnya untuk perusahaan agar lebih memaksimalkan lagi SDM nya dan peralatannya maupun rekayasa di lahannya seperti pengadaan bendungan, embung serta kanal-kanal untuk biar ada ketersediaan air, persiapan apabila terjadi panas yang berkepanjangan.

"Harapan kita semua sama di tahun tahun mendatang tidak ada lagi yang namanya bencana asap yang disebabkan karhutla," harapnya. (R24/Lin)