Dijagokan Bakal Duduk Sebagai Dewan Pengawas KPK, Yusril Ihza Malah Jawab Begini

Senin, 16 Desember 2019 | 11:54 WIB
Yusril Ihza Mahendra Yusril Ihza Mahendra

RIAU24.COM -  Nama Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, sempat disebut-sebut sebagai salah satu anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun saat dikonfirmasi kepada yang bersangkutan, Yusrilmalah mengaku belum menerima panggilan resmi dari Presiden Joko Widodo untuk menjadi Dewas KPK.

"Saya menganggap bahwa disebut-sebutnya nama saya sebagai salah satu calon Dewas KPK hanyalah kabar burung belaka," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin 16 Desember 2019. 

Baca Juga: Pria Denmark yang Merusak Kuil di Bali Akan Dideportasi Setelah Menjalani Hukuman Penjara

Dilansir republika, Yusril juga dengan terang-terangan mengaku dirinya tak berminat dan bersedia untuk menduduki posisi tersebut. Menurutnya, ia lebih memilih untuk tetap menekuni prosfesinya saat ini sebagai advokat.

"Saya lebih memilih tetap menjadi advokat professional yang oleh UU Advokat dikategorikan sebagai penegak hukum daripada menjadi Dewas KPK," terangnya lagi.

Yusril tak menampik, dirinya sudah menerma ucapan selamat dari sejumlah pihak, sejak kabar itu beredar. 
"Walau masih dalam proses seleksi, banyak orang yg bertanya, dan bahkan ada yang ucapkan selamat pada saya. Saya ingin menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada pihak resmi yang menghubungi saya untuk menjadi Dewas KPK," ujar Yusril.

Dalam pandangannya, masih ada nama lain yang pantas menjadi Dewas KPK. Namun ia tak secara terperinci menyebutkan nama. 

Baca Juga: Di Indonesia, Wayang Kulit LGBTQ Memiliki Pesan Toleransi

Sebelumnya, beredar isu nama-nama kandidat Dewan Pengawas KPK yang akan dipilih oleh Jokowi. Selain Yusril Ihza Mahendra, ada nama Gayus Lumbun (eks Hakim Agung/Politisi), Adi Togarisman (eks JAM di Kejagung), Budiman TR (Jurnalis), Markus (Dosen), Tumpak (eks KPK), Romli A Indriyanto (Dosen) dan  Harkristuti (Dosen).

Namun, Juru Bicara Presiden Fadjroel ?Rahman tidak memberikan klarifikasinya mengenai kebenaran nama-nama tersebut. Dia hanya meminta publik bersabar, menunggu pengumuman langsung dari Presiden Jokowi. 

Sesuai rencana, pelantikan Dewas KPK tersebut akan digelar bersamaan dengan dilantiknya komisioner KPK yang baru, pada 21 Desember 2019 mendatang. ***

PenulisR24/wan


Loading...
Loading...