Menu

Tak Terima Disebut Pembawa Virus Corona, Amerika Akan Panggil Dubes Cina

Riko 14 Mar 2020, 13:33
Donald Trump (net)
Donald Trump (net)

RIAU24.COM -  Pemerintah Amerika Serikat (AS) marah dengan tudingan Kementrian Luar Negeri Cina bahwa militer AS telah membawa virus corona atau Covid-19 ke Wuhan. Sebagai dampaknya pemerintah AS akan memanggil duta besar Cina di AS, Cui Tiankai untuk diminta penjelasan. 

"Menyebarkan teori konspirasi adalah hal yang berbahaya dan tidak masuk akal. Kami ingin memperingatkan pemerintah Cina bahwa kami tidak akan mentolerir hal tersebut, baik untuk penduduk Cina maupun penduduk dunia," ujar Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dalam keterangan persnya sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu, 14 Maret 2020.  

Tuduhan tersebut awalnya dipicu saling serang antara Amerika dan Cina terkait penanganan virus Corona. Pemerintah Amerika lebih dahulu menyerang dengan mengatakan Cina lamban dalam mengendalikan penyebaran virus Corona. Selain itu, Amerika juga menuduh Cina tidak transparan terkait penyebaran virus. Hal itu, mengutuip Reuters, disampaikan oleh Penasehat Keamanan Nasional Amerika Robert O'Brien. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian, kemudian membalas via Twitter. Ia mengatakan bahwa Amerika lah yang kurang transparan dalam menangani virus Corona. Dari situ lah ia kemudian menuduh Amerika yang membawa virus Corona ke Wuhan.  

Tidak hanya Kementerian Luar Negeri Amerika yang mempermasalahkan ucapan Lijian. Hal senada juga dilakukan Kementerian Pertahanan. Juru bicara Kementerian Pertahanan Alyssa Farah menyebut Cina mencoba menyebarkan kebohongan yang absurd.  

"Partai Komunis di Cina telah memilih untuk menyebarkan kebohongan dan teori konsipirasi yang absurd terkait asal-usul virus Corona (COVID-19) dan kemudian menyalahkan militer Amerika #ChinaPropaganda," ujar Farah di akun twitter biro pers Pentagon.  

Halaman: 12Lihat Semua