Menu

Hasil Tes Covid-19 Pasien 02 Negatif Corona di RSUD Bengkalis dan Diperbolehkan Pulang

Dahari 20 Mar 2020, 10:33
Dari hasil tes Covid-19 terhadap pasien 02 sudah keluar dan hasilnya negatif (foto/int)
Dari hasil tes Covid-19 terhadap pasien 02 sudah keluar dan hasilnya negatif (foto/int)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Dari hasil tes Covid-19 terhadap pasien 02 sudah keluar dan hasilnya negatif. Pun demikian, pasien yang sudah 10 hari berada di ruang isolasi ini sudah diperbolehkan pulang, namun tetap dilakukan pengawasan terutama untuk penyakit yang dialami pasien tersebut.

zxc1

“Siang tadi hasil labornya  sudah kita terima dan untuk pasien 02 ini negatif corona,” ungkap Plt Direktur RSUD Bengkalis, dr Ersan kepada sejumlah wartawan, Jumat 20 Maret 2020.

Jumat ini, Ersan mengatakan, keluarga pasien sudah bisa  membawa pulang dan tidak perlu khuatir terjangkit dengan virus corona. Petugas kesehatan sendiri melalui Puskesmas setempat akan melakukan pengawasan terhadap pasien dimaksud karena walau dinyatakan negatif covid-19.

zxc2

"Tapi pasien ini memiliki riwayat radang paru atau pneumonia. Jadi sakitnya itu yang perlu diawasi, bukan coronanya. Kita ingin memastikan bahwa pasien benar-benar  sehat,” ucap Ersan lagi.

Dengan negatifnya pasien 02, Ersan  mengatakan, tinggal 2 pasien Pasien Dalam Pengawasan, lagi yang berada di kamar isolasi. Terhadap dua pasien tersebut dilakukan pengambilan sampel swab untuk uji labor. Kedua pasien itu seperti diberitakan sebelumnya masing-masing berusia 19 tahun dan 2 tahun 7 bulan.

“Kita sudah dipercaya untuk mengambil sendiri sampel swab ini, kemudian akan kita serahkan ke Diskes (Provinsi,red),” kata Ersan lagi. 

Diberitakan sebelumnya, pasien 02 ini masuk ke RSUD pada hari Senin (9/03/2020) setelah mengalami demam dan batuk setiba dari luar negeri melalui pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru.

Plt Direktur RSUD Bengkalis dr Ersan Saputra saat itu mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh pihak rumah sakit serta hasil rontgen menunjukkan pasien memiliki penyakit pnuemonia atau radang paru paru.

Namun penanganan pasien ini tetap diwaspadai penanganan suspek corona karena pasien baru pulang dari Malaysia yang  masuk dalam daftar negara terjangkit corona. (R24/Hari)